PROBOLINGGO, PATROLI POS
Langkah strategis penguatan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Probolinggo semakin dipertegas melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Kelompok Kerja Kepala Madrasah Aliyah (KKM MA) yang dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) lintas lembaga, Selasa (28/4/2026), di Aula KH. Moh. Hasan, Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong.

Kegiatan ini menghadirkan Dr. H. Samsur, S.Ag., M.Pd.I., bersama narasumber Assoc. Prof. Dr. Abd. Aziz Wahab, B.A., M.Ag., serta diikuti oleh Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma), para pengawas, Ketua KKM 1 Paiton, KKM 2 Pajarakan, KKM 3 Nurul Jadid, KKM 4 Zainul Hasan Genggong, dan seluruh kepala Madrasah Aliyah se-Kabupaten Probolinggo.
Dalam arahannya, Dr. Samsur menegaskan bahwa Rakorev bukan sekadar forum rutin, melainkan ruang strategis untuk memastikan kebijakan pendidikan madrasah berjalan selaras, terukur, dan berdampak nyata. “Madrasah harus hadir sebagai pusat keunggulan—bukan hanya dalam aspek akademik, tetapi juga karakter dan daya saing. Kuncinya adalah kolaborasi yang kuat dan manajemen yang adaptif,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi program madrasah dengan kebijakan Kementerian Agama serta arah pembangunan daerah, sehingga kontribusi pendidikan madrasah semakin konkret dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Assoc. Prof. Dr. Abd. Aziz Wahab menyoroti urgensi Kepemimpinan Transformasional kepala madrasah di era perubahan cepat. Menurutnya, kepala madrasah harus mampu menjadi motor inovasi, penggerak mutu, sekaligus penghubung kolaborasi antar lembaga.
Rakorev ini membahas berbagai isu strategis, meliputi:
* evaluasi dan penyusunan program kerja KKM;
* implementasi kurikulum (K-13 dan Kurikulum Merdeka);
* sinkronisasi kalender pendidikan;
* persiapan Ujian Madrasah dan Asesmen;
* penguatan manajemen berbasis mutu;
* serta peningkatan kompetensi kepala madrasah dan guru.
Forum ini juga menjadi wadah berbagi praktik baik (best practices) antar madrasah, guna mempercepat transformasi pendidikan yang kolaboratif dan berkelanjutan.
Momentum Rakorev semakin kuat dengan dilaksanakannya penandatanganan MoU antara Universitas Islam Zainul Hasan Genggong, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo, dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo.
Kerja sama ini difokuskan pada:
* penguatan Tridarma Perguruan Tinggi;
* pembinaan keagamaan;
* pendidikan keislaman;
* pengembangan sumber daya manusia;
* serta kaderisasi ulama di Kabupaten Probolinggo.
Perjanjian ini berlaku selama lima tahun dan menjadi fondasi kolaborasi jangka panjang antar lembaga dalam membangun ekosistem pendidikan dan keagamaan yang terintegrasi.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas lembaga pendidikan, tetapi juga melahirkan generasi yang unggul secara intelektual, spiritual, dan sosial.
Kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung program strategis Pemerintah Kabupaten Probolinggo, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Dengan pendekatan kolaboratif lintas sektor, madrasah diharapkan mampu menjadi aktor penting dalam pembangunan daerah sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Rakorev dan penandatanganan MoU ini menjadi penanda kuat bahwa transformasi pendidikan madrasah tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui sinergi yang terencana dan berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, mencerminkan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan madrasah yang Unggul, Adaptif, Kolaboratif, dan berdampak nyata bagi umat dan bangsa. (Mp/Red**).
