PROBOLINGGO, PATROLI POS
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Probolinggo menduga kuat faktor kelalaian manusia (human error) menjadi penyebab utama kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Bromo, Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Sabtu (9/5/2026). Kurangnya konsentrasi pengemudi saat melintasi jalur ekstrem disinyalir menjadi pemicu utama tabrakan yang melibatkan empat kendaraan tersebut.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.40 WIB ini melibatkan dua unit Toyota Hi Ace, satu unit Toyota Rush, dan satu unit Renault Nissan Koleos. Arus lalu lintas menuju kawasan wisata Gunung Bromo sempat mengalami tersendat selama proses evakuasi berlangsung.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama Pramundito, mewakili Kasatlantas AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen, mengungkapkan bahwa berdasarkan olah TKP awal, Toyota Hi Ace bernopol BE-7013-AQ yang dikemudikan oleh Angga Eka Pragola Pati (39) melaju dari arah selatan menuju utara. Saat melintasi turunan tajam, kendaraan tersebut tampak kehilangan kendali.
“Dugaan sementara kecelakaan dipicu faktor human error. Pengemudi kendaraan Hi Ace diduga kurang konsentrasi saat melintas di jalur menurun, sehingga kendaraan bergerak ke kanan melampaui marka dan masuk ke lajur berlawanan,” ujar Iptu Aditya.
Kondisi tersebut membuat tabrakan beruntun tak terhindarkan. Hi Ace tersebut menghantam Toyota Rush yang dikemudikan Mohammad Mahfud, lalu menyambar Renault Nissan Koleos milik Putra Adi Fajar Winarsa, dan terakhir membentur Microbus Hi Ace DK-7049-FK.
Iptu Aditya menegaskan bahwa jalur Sukapura menuju Bromo memang menuntut kewaspadaan tinggi. Kontur jalan yang didominasi tanjakan, turunan curam, serta tikungan tajam sangat berisiko bagi pengemudi yang tidak dalam kondisi fokus sepenuhnya.
“Kami mengimbau keras kepada para pengendara, terutama wisatawan, agar benar-benar memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit. Jangan memaksakan diri jika lelah atau mengantuk, karena jalur ini memiliki tingkat kerawanan yang tinggi,” tambahnya.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sembilan orang dilaporkan mengalami luka-luka. Enam korban merupakan penumpang dari Hi Ace pemicu kecelakaan—termasuk lima orang wisatawan mancanegara asal Singapura—dan tiga orang lainnya merupakan satu keluarga penumpang Nissan Koleos yang kini dirawat di RSUD Ar Rozy. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. (Fahrul Mozza).
