Probolinggo, Patrolipos
Laboratorium Administrasi Publik UPN “Veteran” Jawa Timur menerjunkan dua ahli yang tergabung dalam Unit Penelitian Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat untuk melakukan penelitian (survey) terhadap UMKM pada Program BAZAR Ramadhan yang diselenggarakan di Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo pada tanggal 31 Maret s/d. 10 April 2023.
Dua ahli tersebut adalah Kalvin Edo Wahyudi, S.Sos., M.KP. (DPL KKNT MBKM sekaligus Ka.Lab. Administrasi Publik) dan Muhammad Agus Muljanto, S.E, M.Si. (Dosen Prodi Administrasi Publik). Kalvin Edo Wahyudi, S.Sos., M.KP. menyatakan bahwa dampak pandemi Covid 19 dan perang di Eropa Timur telah menyebabkan perlambatan gerak roda perekonomian global. Jika ini tidak diantisipasi, maka akan menimbulkan efek negatif bagi perekonomian nasional.

Untuk itu, pemerintah perlu menggencarkan kebijakan/program pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Ada beberapa kebijakan/program dari pemerintah lokal, baik desa maupun kecamatan untuk memberdayakan UMKM setempat. Seperti yang dilakukan di desa Laweyan, Ambulu, Sumberbendo dan Sumurmati Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo.
Empat desa tersebut berinisiatif menyelenggarakan Program BAZAR Ramadhan untuk membantu pemasaran produk UMKM setempat. Terdapat 22 UMKM lokal yang berpartisipasi dalam Program BAZAR Ramadhan tersebut.
Selanjutnya, Kalvin Edo Wahyudi, S.Sos., M.KP. menjelaskan bahwa kedatangannya bersama Bapak Muhammad Agus Muljanto, S.E, M.Si. dalam rangka melakukan penelitian (survey) untuk menganalisis trickle-down effect dari Program BAZAR Ramadhan terhadap perekonomian lokal di desa. Penelitian (survey) ini dilakukan 5 tahap, yaitu persiapan instrumen, pelatihan surveyor (yaitu peserta KKNT MBKM), pelaksanaan survey oleh surveyor, analisis data dan publikasi. Tiga tahap sudah berjalan. Tahap analisis masih dilakukan dan nantinya akan dilanjutkan sampai publikasi artikel ilmiah.
Bapak Muhammad Agus Muljanto, S.E, M.Si. menambahkan, ada tujuh poin penting dalam analisis trickle-down effect tersebut. Pertama, pemetaan profil usaha, yang mencakup jenis dan motif melaksanakan usaha. Kedua adalah aspek permodalan, baik besaran, sumber maupun kendala-kendala akses modal yang ada. Ketiga adalah aspek produksi, yang mencakup sarana-prasarana dan metode produksi. Keempat adalah aspek pemasaran, yang mencakup aspek akses pasar, metode pemasaran, dan kendala pemasaran. Kelima adalah aspek omset dan profit serta penggunaannya. Keenam adalah pembukuan dan pencatatan. Ketujuh adalah potensi serta permasalahan pengembangan usaha.
Harapannya, dari tujuh poin di atas akan terpetakan profil UMKM lokal, bagaimana program BAZAR Ramadhan berpengaruh pada perekonomian lokal, serta bagaimana potensi dan permasalahan dalam pengembangan UMKM Lokal di desa-desa Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.
Survey tersebut, melibatkan mahasiswa peserta KKNT MBKM UPN “Veteran” Jatim dari desa Laweyan, Ambulu, Sumberbendo dan Sumurmati sebagai surveyor. Dalam pelaksanaannya Surveyor didampingi oleh dua orang PIC yaitu Sika Putri Tania dan Natasya Fadilah. Ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya patut disampaikan untuk Jajaran Pemerintah Kecamatan Sumberasih, Desa Laweyan, Ambulu, Sumberbendo dan Sumurmati, serta pemilik UMKM yang menjadi responden penelitian (survey) pungkasnya.
Reporter : Sayful
Penulis : Kalvin Edo Wahyudi, S.Sos., M.KP. & Muhammad Agus Muljanto, S.E, M.Si.
