Probolinggo, Patrolipos
Dalam upaya menghadapi musim kemarau panjang yang diprediksi akan terjadi akibat El Nino, Kodim 0820/Probolinggo bersama Dinas Pertanian Pemkab Probolinggo mengadakan rapat koordinasi dan sinkronisasi data terkait pengembangan prasarana pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk mensukseskan pelaksanaan Upaya Khusus (Upsus) Tahun 2024 dan sekaligus menyerahkan bantuan peralatan pompanisasi kepada jajaran Koramil. Kamis (13/06/24)

Komandan Kodim 0820/Probolinggo, Letkol Arm Heri Budiasto, menyampaikan bahwa bantuan berupa pompa air selang sebanyak 32 unit telah disiapkan untuk disebar ke 24 Koramil di wilayah Kab/Kota Probolinggo. “Peralatan ini merupakan milik pemerintah pusat yang dititipkan kepada Kodim untuk mengantisipasi musim kemarau panjang,” ujar Letkol Arm Heri Budiasto.
Dalam rapat tersebut, Letkol Heri juga menyoroti ketidaksinkronan data luas lahan yang diperoleh melalui foto satelit dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Ia menyarankan penggunaan aplikasi untuk mempermudah pelaporan dan monitoring pengairan lahan ke depannya.
Kepala Dinas Pertanian Pemkab Probolinggo, Susilo Isnadi, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan anjuran dari pemerintah pusat untuk memanfaatkan semua lahan yang ada guna menjaga ketahanan pangan nasional. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan lahan kering dan berencana melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kesesuaian data.

Susilo Isnadi juga mengungkapkan bahwa tidak semua wilayah di Kabupaten Probolinggo bisa dipaksakan menanam padi. “Para petani memiliki pilihan untuk menanam tanaman lain seperti kentang atau bawang,” jelasnya.
Mengantisipasi prediksi BMKG tentang kemarau panjang, Kementerian Pertanian bekerja sama dengan TNI AD memberikan bantuan berupa pompanisasi dan pipanisasi. Tim dari Dinas Pertanian akan melakukan pengecekan sumber air, sesuai aturan bahwa setiap 10 hektar lahan harus memiliki satu sumber air untuk memastikan program pompanisasi berjalan optimal.
Selain bantuan peralatan, kegiatan ini juga mencakup pemberian materi tentang percepatan peningkatan produksi padi melalui penambahan area tanam (PAT). Dengan kolaborasi ini, diharapkan program Upsus 2024 dapat berjalan lancar dan efektif dalam menghadapi tantangan musim kemarau panjang.
Reporter : Sayful
Narasumber : Pendim 0820
