PROBOLINGGO, PATROLI POS
Menjelang puncak arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur melalui Kemenag Kabupaten Probolinggo telah menyiapkan sejumlah masjid di jalur utama sebagai Masjid Ramah Pemudik. Program ini dijadwalkan berlangsung hingga 4 Januari 2026 mendatang.
Penunjukan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan yang melintas di wilayah Kabupaten Probolinggo, mengingat daerah ini merupakan titik lelah (fatigue point) bagi pengendara yang menuju arah Banyuwangi, Lumajang, Jember maupun Bali.
Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, M.Pd., pada Rabu 24/12/2025, menjelaskan bahwa masjid-masjid yang dipilih bukan sekadar tempat ibadah biasa, melainkan pusat transit yang memiliki fasilitas penunjang yang memadai bagi para pelancong.
“Kami ingin memastikan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat, tetapi juga menjadi oase bagi para pemudik. Masjid-masjid ini telah kami instruksikan untuk menjaga kebersihan sarana sanitasi, ketersediaan air bersih, serta menyediakan area istirahat yang nyaman bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan jauh,” ujar Dr. Samsur.
Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas) Kemenag Kabupaten Probolinggo, Imam Nur Fajri merinci bahwa total ada enam masjid yang disiagakan di sepanjang jalur utama yang melintasi enam kecamatan berbeda.
Pemilihan lokasi ini didasarkan pada kepadatan arus lalu lintas dan posisi strategis masjid yang berada tepat di pinggir jalan raya nasional maupun provinsi.
“Total ada 6 masjid yang tersebar di 6 kecamatan dan siap melayani para pengguna jalan yang melintas di Kabupaten Probolinggo selama masa liburan akhir tahun. Kami telah berkoordinasi dengan para takmir masjid agar menyambut jamaah dan pemudik dengan ramah, serta memastikan keamanan lingkungan masjid tetap terjaga selama 24 jam,” ungkapnya.
Masjid-masjid tersebut diprioritaskan berada di jalur utama untuk memudahkan akses kendaraan besar maupun pribadi. Program ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan mendorong para pengemudi untuk beristirahat sejenak di tempat yang representatif.
Dengan adanya inisiatif Masjid Ramah Pemudik ini, diharapkan perjalanan liburan masyarakat menjadi lebih aman, nyaman, dan tetap terjaga ibadahnya meskipun sedang dalam perjalanan. HF
