SEMARANG, PATROLI POS
Dukungan terhadap perjuangan kafilah Jawa Timur di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI terus mengalir. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kabupaten Probolinggo, turun langsung menemui para kafilah Jawa Timur di Semarang, Sabtu (12/9/2026).

Kehadiran jajaran Kemenag Kabupaten Probolinggo tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus suntikan motivasi bagi para peserta yang tengah membawa nama Jawa Timur dalam kompetisi MTQ tingkat nasional.
Rombongan Kemenag Kabupaten Probolinggo hadir bersama jajaran Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur. Turut mendampingi, Kasubbag TU, para kepala seksi dan jajaran Bimas Islam, Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kabupaten Probolinggo.
Dalam kesempatan tersebut, Ka Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, menyampaikan sambutan sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh kafilah.
Ia mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan MTQ semata-mata sebagai arena mengejar kemenangan. Lebih dari itu, MTQ harus menjadi momentum untuk memuliakan, mensyiarkan, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Fokuskan niat untuk memuliakan Al-Qur’an. MTQ bukan sekadar kontestasi, tetapi lebih dari itu adalah untuk mensyiarkan dan mengamalkan Al-Qur’an,” pesannya.
Menurutnya, semangat berkompetisi harus berjalan beriringan dengan ketulusan dan nilai-nilai Qur’ani. Para kafilah diharapkan mampu tampil maksimal serta menjaga marwah Jawa Timur selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.
“Mudah-mudahan Jawa Timur menjadi juara umum,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Timur, KH Abdul Hamid, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan berbagai pihak kepada para kafilah.
Pada MTQ Nasional XXXI tahun ini, Jawa Timur mengirimkan 56 peserta untuk mengikuti berbagai cabang dan golongan yang diperlombakan.
Kehadiran langsung jajaran Kemenag Kabupaten Probolinggo di tengah-tengah kafilah menjadi pesan bahwa perjuangan para peserta tidak berjalan sendiri. Dukungan moral dari berbagai unsur diharapkan mampu memperkuat mental dan kepercayaan diri para kafilah untuk memberikan penampilan terbaik.
Kini, harapan besar berada di pundak 56 kafilah Jawa Timur. Bukan hanya mengejar prestasi, tetapi juga membawa semangat syiar Al-Qur’an sekaligus mengharumkan nama Jawa Timur di panggung MTQ nasional. (INF/Red**).
