LUMAJANG, PATROLI POS
Kejaksaan Negeri (Kejari) Lumajang memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan, kiprah, serta rencana agenda Deklarasi Indonesian Journalist Center (IJC) yang dijadwalkan berlangsung pada 9 November 2026 mendatang.
Dukungan penuh tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Lumajang, Lukman Akbar Bastiar, S.H., M.H., saat menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran pengurus IJC bersama para awak media di Kantor Kejaksaan Negeri Lumajang, Jawa Timur.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut, Lukman Akbar Bastiar mengapresiasi pembentukan serta keaktifan para insan pers yang bernaung di bawah bendera IJC. Pihaknya menyambut baik sinergi yang terjalin demi terciptanya keterbukaan informasi publik dan peningkatan edukasi hukum kepada masyarakat luas.
“Kami di Kejaksaan Negeri Lumajang siap mendukung penuh kegiatan Indonesian Journalist Center (IJC), termasuk suksesnya acara deklarasi yang akan dilaksanakan pada 9 November 2026. Pers merupakan mitra strategis Kejaksaan dalam menyebarluaskan informasi kinerja, penegakan hukum, serta memberikan edukasi kepada masyarakat,” tegas Kasi Intel Kejari Lumajang, Lukman Akbar Bastiar, S.H., M.H.
Lebih lanjut, Kasi Intel Kejari Lumajang berharap hubungan silaturahmi dan kemitraan antara Kejari Lumajang dengan para jurnalis IJC terus terjaga secara harmonis, profesional, dan berkesinambungan. Menurutnya, pers memiliki peran sentral dalam menyajikan informasi yang objektif, akurat, dan berimbang guna mendukung pembangunan serta menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Lumajang.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Indonesian Journalist Center (IJC), Agus Sucipto, S.E., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas sambutan hangat serta komitmen dukungan dari jajaran Kejari Lumajang.
Agus berharap kunjungan silaturahmi ini dapat menjadi langkah awal yang kokoh dalam membangun kolaborasi dan sinergi komunikasi yang produktif antara aparat penegak hukum dan insan pers di daerah. (Ahmad Alfandi).
