PROBOLINGGO, PATROLI POS
Dalam semangat memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan melakukan aksi nyata untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga warga binaan. Pada Jumat (1/5/2026), pihak Rutan secara resmi menyalurkan bantuan modal usaha berupa unit gerobak angkringan sebagai bentuk kepedulian sosial yang konkret.
Kepala Rutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi nilai pemasyarakatan yang kini tidak lagi hanya berfokus pada pembinaan di dalam rutan, tetapi juga mencakup kesejahteraan keluarga warga binaan. Menurutnya, gerobak angkringan tersebut diharapkan dapat menjadi modal awal bagi keluarga untuk memulai usaha produktif sehingga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi secara mandiri.
Galih menambahkan bahwa dukungan terhadap keluarga menjadi aspek krusial dalam mendukung proses reintegrasi sosial. Jika kondisi ekonomi keluarga stabil, warga binaan akan lebih termotivasi untuk pulih dan kembali ke masyarakat dengan lebih baik. Hal ini selaras dengan tujuan pemasyarakatan untuk meminimalkan risiko pengulangan tindak pidana akibat faktor ekonomi.
Sementara itu, Kasubsie Pelayanan Tahanan Rutan Kraksaan, M. Yasin, mengungkapkan bahwa bantuan ini adalah bentuk perhatian agar keluarga warga binaan tetap produktif. Ia menekankan pentingnya memiliki usaha yang bermanfaat dan berkelanjutan demi memberikan dampak positif bagi finansial keluarga dalam jangka panjang.
Melalui pemberian bantuan ini, Rutan Kraksaan menegaskan komitmennya bahwa proses pembinaan dan pemulihan sosial tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi dan penguatan ekonomi bagi keluarga sebagai garda terdepan yang akan menerima kembali para warga binaan setelah selesai menjalani masa pidananya. (Yudi).
