LUMAJANG, PATROLI POS
Di tengah citra polisi yang terkadang dianggap kaku, hadir “Polantas Menyapa” dari Satlantas Polres Lumajang jelang akhir Tahun ( Nataru ), sebagai pelayanan humanis yang membuat masyarakat tersenyum lega.
Program ini justru menjadi bukti nyata bahwa instansi kepolisian bisa menjadi sahabat masyarakat, bukan sebagai sosok yang menakutkan maupun ditakuti masyarakat.
Anggota Regident Satlantas Polres Lumajang Brigpol Dedis Cristian memaparkan program Inisiatif “Polantas Menyapa” merupakan program unggulan Satlantas Polres Lumajang, sesuai intruksi. Polda Jatim yang fokus pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sabtu pagi (13/12/25).
“Tujuannya adalah menciptakan interaksi yang lebih positif antara polisi dan masyarakat, menghilangkan kesan birokrasi yang rumit, serta memberikan solusi yang cepat dan tepat,” Ujar Dedis Cristian.
Sementara itu, Kasatlantas AKP. Yulian Putra prasviaman, S.T.K, S.I.K, menekankan bahwa kunci keberhasilan program ini terletak pada sikap ramah dan humanis dari setiap anggota Polantas. “Dalam memberikan pelayanan terbaik, anggota Polantas wajib mengedepankan senyum, salam, dan santun agar masyarakat merasa nyaman serta tidak merasa takut kepada polisi,” Kata AKP Yulian.
Implementasi “Polantas Menyapa” juga terlihat di Samsat Lumajang di mana program ini mendapatkan respon positif dari para wajib pajak yang ada di halaman Samsat Lumajang saat menunggu antrian. Mereka merasa terbantu karena dapat langsung bertanya seputar pengurusan administrasi kendaraan bermotor, sehingga proses menjadi lebih efisien dan tidak membingungkan. (Fahrul Mozza
