PROBOLINGGO, PATROLI POS
Bupati Probolinggo, Gus dr. H. Muhammad Haris, M.M., secara resmi melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Probolinggo yang akan mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2025. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Gedung Madakaripura, Komplek Kantor Bupati Probolinggo, pada Kamis pagi, 11 September 2025, diawali dengan pembacaan Sholawat Nabi.
Dalam sambutannya, Bupati Haris menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kesiapan seluruh elemen yang terlibat dalam pembentukan kafilah, mulai dari peserta, pelatih, pembina hingga panitia. Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga media dakwah dan syiar Islam, serta sarana memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Hari ini kita melepas putra-putri terbaik Kabupaten Probolinggo yang bukan hanya akan mengikuti MTQ, tetapi juga membawa misi suci syiar Islam. MTQ adalah momentum untuk mempererat ukhuwah, mengembangkan minat dan bakat, serta mengaplikasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati.
Bupati Haris juga mengutip hadis Rasulullah SAW: “Sebaik-baik manusia adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan cinta kepada Rasulullah SAW, terlebih di bulan Maulid ini, dengan memperbanyak sholawat sebagai bentuk keteladanan dan kecintaan.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Bupati menyampaikan penghargaan kepada semua pihak, termasuk Kementerian Agama, Pengurus Cabang Jam’iyatul Qurro’ Wal Huffadz (JQH), serta Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) yang terus berkomitmen dalam membina generasi Qur’ani.
“Kami berharap seluruh peserta dapat menjaga nama baik daerah, tampil dengan percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, dan tetap menjaga akhlak serta adab sebagai insan Qur’ani. Sebab, kafilah ini adalah duta Qur’an yang membawa misi dakwah dan membawa nama baik Kabupaten Probolinggo di tingkat provinsi,” tegas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan kesuksesan kafilah agar diberikan kelancaran dan hasil terbaik. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan, karena nilai-nilai spiritual adalah bagian penting dalam pembangunan daerah.
“Keberkahan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh seberapa besar kita menjaga dan menghidupkan nilai-nilai keagamaan dalam masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, yang juga Ketua LPTQ Kabupaten Probolinggo, Bapak Ugas Irwanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa seleksi kafilah telah dilaksanakan pada 22 Juni 2025. Sebanyak 44 peserta terbaik telah dipilih dan menjalani pembinaan intensif dalam tiga tahap, yakni:
• Tahap I: 26–27 Juli 2025
• Tahap II: 8–9 Agustus 2025
• Tahap III: 22–24 Agustus 2025
Pembinaan dilakukan di beberapa pondok pesantren terkemuka, di antaranya: PP Riyadlus Sholihin Rangkang Kraksaan, Wisma Darul Muhibbin Dringu, PP Nurul Qodim Kalikajar Paiton, PP Darul Falah, dan PP Annuriyah Pajarakan.
Total Kafilah MTQ Kabupaten Probolinggo yang diberangkatkan berjumlah 62 orang, terdiri dari 44 peserta, 8 pembina, 2 official, dan 6 pendamping anak.

Acara pelepasan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Probolinggo Lora H. Ahmad Fahmi, Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Dr. Samsur, para pejabat Kemenag, pengurus LPTQ dan JQH, serta tokoh agama dan perwakilan lintas instansi.
Dengan semangat kebersamaan dan cinta Al-Qur’an, diharapkan kafilah ini mampu membawa harum nama Kabupaten Probolinggo di tingkat Provinsi Jawa Timur. Mp.
