PROBOLINGGO, PATROLI POS
Sebanyak 218 guru RA dan MI, baik ASN maupun Non-ASN, di lingkungan Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Banyuanyar, mengikuti kegiatan “DIGITAL SMART TEACHER: Menumbuhkan Kreativitas dan Adaptivitas Guru Profesional di Era Digital”.
Acara yang diselenggarakan di Kebon Pring Kecamatan Dringu pada Rabu, 25 November 2025 tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, S.Ag., M.Pd.I, didampingi Kasi Pendma Muhammad As’adi, S.Ag., M.Pd.I.

Dalam sambutannya, Dr. Samsur menekankan pentingnya guru untuk melek IT (teknologi informasi) dan memanfaatkan media digital (IG, Facebook, TikTok) untuk mempublikasikan kegiatan pembelajaran positif di madrasah kepada wali murid dan masyarakat. Hal ini bertujuan menunjukkan kemajuan dan kualitas pendidikan di madrasah, seperti memposting video praktik salat atau mengaji siswa.
Kepala Kemenag juga berpesan bahwa kemajuan madrasah ditentukan oleh dua hal utama:
Kepala Madrasah yang visioner dan didukung penuh oleh para guru.
Guru yang tidak berhenti belajar, termasuk belajar teknologi untuk menjadi "Smart Teacher".

Sebagai penutup, Kepala Kemenag juga mengingatkan para guru untuk memiliki Panca K (Kemauan, Kemampuan, Kekompakan, Kebersamaan, Keikhlasan) dan satu “M” (Malu), yaitu malu jika madrasah tidak maju, tidak kompak, dan tidak berprestasi.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal bagi para guru untuk terus mendalami dan mengimplementasikan teknologi guna memajukan madrasah. Red**
