Lumajang, Patrolipos – Sabtu, 7 Januari 2023 – PO Lumajang di beri kepercayaan dan amanah melalui Eka Tri Oktavia,SPd , memimpin Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
Keterpilihan berdasarkan hasil Musyawarah Kabupaten (MUSKAB) IPSI dengan tema “Melestarikan Budaya Bangsa Indonesia, Pencak Silat Lumajang,Wani Prestasi” bertempat di Aula BKD Lumajang.,Jalan Ahmad Yani, Lumajang -Jawa Timur.
Dalam sambutannya Eka Tri mengaku IPSI kedepan masih memiliki pekerjaan berat, namun dia tetap yakin dengan semangat Pencak Silat akan mengangkat harga diri bangsa.
“Kita ingin membawa Pencak Silat ke PORPROV untuk itu kita sangat butuh dukungan dari seluruh pihak,Sedikit demi sedikit, Pencak Silat dilirik, digandrungi, dipelajari bangsa lain. Kalau benar kita mau mengangkat Pencak Silat ke tingkat nasional kita harus kerja keras dan harus berbuat lebih. Kalau kita mau kuat di dunia, kita harus belajar dari siapapun,” dalam keterangannya, Sabtu, 7/1/2023. Eka Tri menegaskan, bahwa IPSI adalah bagian dari Lumajang, sehingga IPSI akan terus berbuat yang bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Lumajang.
Eka Tri Oktavia,SPd, menyampaikan bahwa perhatiannya besar, terhadap Pencak Silat oleh karena itu dihadapan peserta Muskab menyampaikan apresiasi dan terimakasih.
“Dan terutama kami sampaikan juga terima kasih kepada seluruh peserta.Saya meminta agar kita solid dalam membangun IPSI Lumajang,agar kita dapat bekerja dengan maksimal.

“Eka Tri juga mengucapkan terima kasih, kepada perguruan-perguruan atas dukungannya kepada kehidupan dan pembinaan Pencak Silat,” sambungnya.
Kemudian kembali mengingatkan semangat Pencak Silat sebagai budaya bangsa, jadi tidak ada lagi yang menganggap bahwa Pencak Silat itu hanya sekadar olahraga.
“Pencak Silat adalah Olah Yudha. Kalau dalam bahasa Inggris disebut Martial Arts, martial artinya Yudha, kemiliteran. Karena bagaimanapun survival bangsa dari sejak ribuan tahun, terletak dalam kemampuan bangsa itu untuk membela dirinya,” paparnya.
“Di sinilah tugas Pencak Silat dari pendahulu-pendahulu kita, bahwa melalui Pencak Silat kita didik akhlak, kepribadian, jiwa dan raga. Olahraga juga, jiwa (budaya, kepribadian),” pungkasnya.(Dewi)
