PROBOLINGGO, PATROLI POS
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Probolinggo melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (gatur) malam hari di Jalan Panglima Sudirman, Jalur Pantura, Jumat malam.
Giat ini dilakukan di tengah kondisi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut dan berpotensi menimbulkan kemacetan serta risiko kecelakaan lalu lintas.
Kehadiran personel Satlantas di sejumlah titik rawan kemacetan, seperti kawasan pasar, akses sekolah, persimpangan padat, dan jalur keluar-masuk kendaraan besar, menjadi bentuk nyata pelayanan publik Polri dalam memastikan kelancaran arus lalu lintas pada jam sibuk malam hari.
Meski hujan deras membatasi jarak pandang pengendara, arus kendaraan di Jalur Pantura tetap terjaga. Petugas aktif mengatur laju kendaraan, membantu penyeberangan, serta memastikan tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berlarut.
Gatur malam ini menjadi upaya preventif untuk menjaga ketertiban lalu lintas di jalur nasional yang memiliki intensitas kendaraan tinggi.
Di bawah guyuran hujan, anggota Satlantas tetap berdiri di tengah jalan dengan jas hujan lengkap, mengatur arus kendaraan tanpa mengurangi fokus dan kewaspadaan.
Kondisi cuaca ekstrem tidak menyurutkan komitmen petugas dalam menjalankan tugas, mencerminkan dedikasi dan pengabdian anggota Polri sebagai pelayan masyarakat.
Pengaturan lalu lintas dilakukan dengan menempatkan personel di titik rawan kecelakaan dan genangan air.
Langkah ini bertujuan meminimalisasi potensi kecelakaan akibat jalan licin, kendaraan mogok, maupun pelanggaran marka jalan yang kerap terjadi saat hujan lebat.
Selain pengaturan arus, petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara agar mematuhi rambu lalu lintas, menyalakan lampu utama, serta mengurangi kecepatan. Penegakan aturan dilakukan secara humanis untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin berlalu lintas di kalangan pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres Probolinggo, AKP Safiq Jundhira Z., S.Tr.K., S.I.K., M.Si, menegaskan bahwa gatur malam merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Meski cuaca ekstrem hujan lebat, anggota tetap kami turunkan untuk memastikan arus lalu lintas di Jalur Pantura tetap lancar dan aman. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai pelayan publik, khususnya di jalur vital yang menjadi urat nadi perekonomian,” ujarnya.
Kehadiran polisi di lapangan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Aktivitas warga, pedagang pasar, hingga pengguna jalan jarak jauh tetap dapat berjalan tanpa hambatan berarti meski cuaca tidak bersahabat.
Salah satu pengguna jalan, Ahmad (42), mengaku terbantu dengan adanya pengaturan lalu lintas tersebut. “Hujan deras biasanya bikin macet dan rawan kecelakaan. Dengan adanya polisi, arus lebih tertib dan kami merasa lebih aman,” katanya.
Giat gatur malam ini menunjukkan peran strategis Satlantas tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan publik yang responsif terhadap situasi lapangan.
Konsistensi kehadiran petugas di tengah cuaca ekstrem patut diapresiasi, sekaligus menjadi pengingat pentingnya sinergi antara disiplin pengendara dan kehadiran aparat dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
Dengan pengaturan lalu lintas yang berkelanjutan, diharapkan Jalan Panglima Sudirman sebagai Jalur Pantura tetap menjadi jalur yang aman dan lancar, meski dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem. (Fahrul Mozza).
