PROBOLINGGO, PATROLI POS
Sebanyak 235 Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) tingkat SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Probolinggo mengikuti pelatihan intensif Upgrading Baca Tulis Al-Qur’an. Kegiatan yang diinisiasi oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI ini berlangsung khidmat di Rumah Makan Masada, Pajarakan, Kamis (4/6/2026).
Pelatihan ini menggunakan Metode Tartila Bil Qolam, sebuah pendekatan aplikatif yang dirancang untuk memperdalam sekaligus menyamakan standar kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an di kalangan pendidik.
Untuk memastikan esensi materi tersampaikan dengan baik, panitia menghadirkan dua tokoh yang sangat kompeten di bidangnya, yaitu KH. Chairuddin Abdul Qodir, MPBTQ dan KH. Muhyiddin Maksum yang merupakan asesor Guru Ngaji LSP JQH BNSP.

Uniknya, pelatihan tidak berlangsung kaku. Kedua narasumber membawakan materi dengan gaya yang interaktif, komunikatif, dan diselingi humor edukatif. Pendekatan santai ini terbukti membuat ratusan peserta lebih rileks dan mudah menyerap ilmu yang diberikan.
“Terobosan luar biasa dari MGMP PAI yang bekerja sama dengan FKPQ Kabupaten Probolinggo. Tentu akan menjadi hal yang tidak lazim apabila seorang guru PAI tidak mampu membaca Al-Qur’an dengan benar.” Dalam paparan Dr. Samsur, S.Ag., M.Pd, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan upgrading ini tidak hanya berfokus pada penyampaian teori, melainkan langsung dikombinasikan dengan sesi praktik mandiri. Menggunakan metode pembelajaran yang aplikatif, para peserta terlihat lebih aktif dan bersemangat karena materi dapat langsung dipahami lewat praktik.
Di penghujung acara, seluruh peserta harus melewati tahap Munaqasah (Uji Kompetensi) untuk mengukur sejauh mana pemahaman mereka terhadap Metode Tartila Bil Qolam. Proses ujian ini dibagi ke dalam 10 kelompok, di mana masing-masing kelompok didampingi langsung oleh penyuluh agama dari Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo.
Hadirnya Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, menjadi bentuk dukungan moral yang kuat bagi para guru PAI untuk terus berinovasi dan meningkatkan kompetensi mengajar demi melahirkan generasi yang cinta Al-Qur’an. (MD).
