PROBOLINGGO, PATROLI POS
Peran strategis pimpinan dalam menggerakkan birokrasi yang progresif kembali ditekankan di lingkungan Kementerian Agama. Dalam kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur pada Kamis (5/11/2026), Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. H. Samsur, S.Ag., M.Pd.I., tampil memaparkan berbagai terobosan, inovasi, serta prestasi gemilang instansinya.

Mengusung tema pembinaan “Sudahkah Kita Memberi Dampak, atau Sekadar Menjalankan Tugas?”, Samsur menegaskan bahwa jajarannya di Probolinggo terus berikhtiar mengubah pola pikir birokrasi lama menuju pelayanan publik yang berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.
Di hadapan Kakanwil dan para peserta, Samsur memaparkan tujuh inovasi layanan berdampak yang menjadi motor penggerak Kemenag Probolinggo, meliputi GEMA RINDU (Gerakan Menyantuni Duafa pada Bulan Ramadan) yang telah menjangkau 5.516 penerima manfaat, SAHABAT (Siap Hadir Melayani Umat), MAHAR (Mari Hindari Gratifikasi), PILKUAT (Dukcapil-KUA Terpadu), KEMAS CONNECT (Keluarga Sakinah Connecting Network), CERDAS (Cermat, Efektif, Responsif, Dedikatif, Akuntabel, dan Sinergis), serta KUA Adiwiyata.
Tidak hanya berfokus pada pelayanan keagamaan internal, kepemimpinan Samsur juga membawa Kemenag Probolinggo aktif bersinergi dengan pemerintah daerah. Berbagai isu strategis lintas sektoral turut digarap, mulai dari pencegahan perkawinan anak, penurunan angka stunting, hingga penguatan ketahanan keluarga menuju Probolinggo Sehat.
Di bawah komando Dr. H. Samsur, Kemenag Kabupaten Probolinggo mencatatkan lonjakan prestasi yang membanggakan sepanjang kurun waktu 2025–2026. Dari sisi tata kelola anggaran, instansi ini menyabet lima penghargaan dari KPPN pada Semester I 2026, menyusul tiga penghargaan serupa pada 2025.
Prestasi tingkat regional hingga nasional turut dipersembahkan, di antaranya Terbaik III Nasional Program Lebaran Yatim 1448 H / 2026 M, posisi kedua terbanyak dalam program santunan duafa se-Jawa Timur, Terbaik I Lomba Video Madrasah berbasis Panca Cinta tingkat Jawa Timur, tiga besar Indeks Capaian Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin se-Jawa Timur, serta masuk 10 besar kategori The Most KUA se-Jawa Timur. Sektor pendidikan madrasah juga menyumbang 37 prestasi nasional dan 55 prestasi tingkat Provinsi Jawa Timur sepanjang 2026, ditambah predikat Juara Terbaik I Expo Madrasah Jawa Timur.
“Prestasi ini merupakan buah dari kerja kolaboratif seluruh keluarga besar Kemenag, mulai dari ASN, madrasah, guru, pesantren, hingga para santri. Ini harus menjadi motivasi bersama untuk terus meningkatkan pengabdian,” ungkap Samsur.
Rangkaian acara pembinaan ASN tersebut kemudian dilanjutkan dengan Rapat Kerja Tahunan KPRI Al-Ikhlas. Melalui momentum ini, kepemimpinan Samsur kembali memperkuat komitmen membangun budaya kerja yang profesional, produktif, dan berintegritas tinggi di Kabupaten Probolinggo. (Mp/Red**).
