Patrolipos,.
Operator Siaga Kemenag Kabupaten Probolinggo, Hermawan, mengatakan guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) dalam satu minggu ke depan jika tidak segera mengaktifkan jadwal mengajar di aplikasi Siaga akan dinon-aktifkan.
Pernyataan itu disampaikannya ketika menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tuntas Baca Tulis Al-Qur’an (TBTQ) yang diselenggarakan di Cafe Dam 8 Desa Brabe Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Selasa ( 17/12/2024) kemarin.
Menurutnya, masih ada beberapa guru sampai saat ini belum mengaktifkan jadwal mengajar pada aplikasi Siaga tersebut. Padahal mengaktifkan jadwal mengajar hanya cukup sekali dalam satu semester.
“Bagi GPAI yang tidak bisa mengisi sendiri bisa meminta bantuan atau bertanya kepada guru yang lain,” ujarnya.
Hermawan yang akrab disapa Mas Her tersebut juga menambahkan, semua guru PAI harus memiliki akun Emis 4.0. Bagi guru PAI yang belum memiliki akun Emis 4.0 akan dibantu. Syaratnya yang bersangkutan tidak tercatat mengajar mata pelajaran lain di Dapodik. “Selain itu, tolong berkas yang diupload di Siaga menggunakan stempel basah, jangan stempel scan. Jika dokumen yang diunggah menggunakan stempel scan maka keaktifannya perlu dipertanyakan,” imbuhnya.Zen/Red,.
