Probolinggo, Patrolipos
Desa Muneng Kidul Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo sebuah desa yang sarat dengan tradisi dan nilai-nilai keagamaan, menggelar acara Khotmil Qur’an di kantor desa. Acara yang menjadi rutinitas tiap malam Jum’at Legi ini telah menjadi magnet spiritual bagi warga desa. Jum’at (28/06/24)

Kepala Desa Muneng Kidul, Yusup, dalam sambutannya menyampaikan betapa pentingnya menjaga tradisi ini. Dengan wajah yang penuh semangat, Yusup mengatakan, “Acara Khotmil Qur’an ini bukan sekadar ritual, melainkan bentuk ikhtiar kita mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.”
Pada hari itu, suasana kantor desa berbeda dari biasanya, suara lantunan ayat suci Al-Qur’an mengalun merdu, menciptakan harmoni yang menenangkan jiwa. Warga desa Muneng Kidul, tua muda, pria wanita, semua berkumpul dengan khidmat. Mereka duduk bersila, menundukkan kepala, dan mengikuti setiap bacaan dengan penuh kekhusyukan.
Kepala Desa Muneng kidul Yusup menambahkan, “Kegiatan ini juga menjadi momen kebersamaan bagi kita semua. Sebuah kesempatan untuk merajut tali silaturahmi dan memperkuat ikatan sosial di antara warga desa.”
Rangkaian acara tersebut, berjalan dengan lancar. Setelah Khotmil Qur’an, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Doa-doa dipanjatkan dengan harapan keberkahan dan keselamatan bagi seluruh warga desa.
Tak hanya itu, Kepala Desa Muneng Kidul. Yusup, juga menyinggung tentang pentingnya peran generasi muda dalam menjaga tradisi ini. “Kita harus memastikan anak-anak kita tumbuh dengan nilai-nilai agama yang kuat. Mereka adalah penerus yang akan menjaga warisan budaya dan spiritual desa ini,” ujarnya dengan tegas.
Saat kegiatan khotmil Qur’an selesai, satu per satu warga mulai beranjak pulang. Namun, semangat kebersamaan dan kekhusyukan tetap terjaga dalam hati mereka. Desa Muneng Kidul kembali tenang, namun getaran spiritual dari acara Khotmil Qur’an masih terasa.
Dengan adanya kegiatan rutin ini, Desa Muneng Kidul tidak hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga memperkokoh fondasi spiritual warganya. Di tengah hiruk pikuk dunia modern, tradisi seperti ini menjadi oase yang menyegarkan jiwa dan menjaga harmoni kehidupan masyarakat desa.
Khotmil Qur’an di Hari Jum’at Legi, sebuah ritus yang sederhana namun sarat makna, menjadikan Desa Muneng Kidul bukan sekadar desa, tetapi rumah yang penuh dengan ketenangan dan keberkahan.
Reporter : Sayful
Editor : Sulis Riyanto
