PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, H. Muhammad As’adi, S.Ag, M.Pd, menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) dalam rangka penguatan Tim Pembina (TP) UKS/M Kecamatan dengan tema “UKS/M Wujudkan Anak Sekolah Sehat dan Kabupaten Probolinggo SAE”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 3 Desember 2025 di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo dan diikuti oleh berbagai unsur lintas sektor terkait.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi dan koordinasi antar-instansi dalam pelaksanaan program UKS/M di tingkat Kecamatan, Sekolah, dan Madrasah. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama, para camat, kepala Puskesmas, pengawas sekolah dan madrasah, kepala satuan pendidikan, serta pengelola UKS/M se-Kabupaten Probolinggo.
Dalam sambutannya, H. Muhammad As’adi menyampaikan bahwa UKS/M merupakan salah satu instrumen penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh aspek akademik, tetapi juga sangat bergantung pada kondisi kesehatan peserta didik. Anak yang sehat akan lebih mudah menerima pelajaran, aktif dalam kegiatan belajar, dan memiliki semangat yang tinggi dalam menuntut ilmu.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa di lingkungan madrasah, pelaksanaan UKS/M harus terintegrasi dengan nilai-nilai keagamaan dan pembinaan akhlak. UKS/M bukan hanya program kesehatan semata, melainkan bagian dari pembentukan karakter peserta didik melalui pembiasaan hidup bersih dan sehat yang dilandasi nilai keimanan. “Madrasah memiliki peran strategis dalam menanamkan pola hidup sehat yang selaras dengan ajaran agama, sehingga kebersihan dan kesehatan menjadi bagian dari ibadah,” ujarnya.
Tema “UKS/M Wujudkan Anak Sekolah Sehat dan Kabupaten Probolinggo SAE” menjadi penguat komitmen bersama untuk menjadikan sekolah dan madrasah sebagai pusat pembinaan generasi sehat. SAE yang diusung sebagai visi daerah dimaknai tidak hanya sebagai kemajuan pembangunan, tetapi juga sebagai simbol masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya.
Dalam rapat koordinasi tersebut, dibahas berbagai agenda strategis, di antaranya penguatan peran TP UKS/M Kecamatan, implementasi Trias UKS secara optimal, serta pemantapan program edukasi kesehatan bagi peserta didik. Selain itu, peserta juga membahas upaya peningkatan kapasitas pengelola UKS/M, pengadaan sarana prasarana pendukung, serta mekanisme monitoring dan evaluasi pelaksanaan UKS/M di satuan pendidikan.
H. Muhammad As’adi mengapresiasi kerja sama lintas sektor yang telah terbangun dengan baik dalam mendukung program UKS/M. Ia berharap hasil rapat koordinasi ini dapat ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret di masing-masing wilayah. “Koordinasi yang baik harus berujung pada aksi nyata di lapangan. Kita ingin UKS/M benar-benar dirasakan manfaatnya oleh peserta didik,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran TP UKS/M Kecamatan sebagai ujung tombak pembinaan UKS/M di tingkat bawah. Dengan TP UKS/M yang aktif dan solid, pelaksanaan program UKS/M di sekolah dan madrasah akan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terwujud komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan kondusif bagi proses pembelajaran. Seluruh peserta bersepakat bahwa UKS/M harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh unsur pendidikan dan kesehatan.
Kegiatan ditutup dengan diskusi dan penyusunan rekomendasi program yang akan menjadi dasar pelaksanaan UKS/M ke depan. Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, Kabupaten Probolinggo optimistis dapat mewujudkan generasi pelajar yang sehat, unggul, dan berdaya saing menuju Kabupaten Probolinggo yang SAE. Syd/Red**
