PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, Dr. H. Samsur, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Dewan Pendidikan Kabupaten Probolinggo yang digelar di Ruang Seminar KH. Hasan Saifourridzal Lantai III Universitas Islam Zainul Hasan Genggong, pada Minggu 26/10/2025.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah nyata memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Kemenag, dan lembaga pendidikan dalam rangka peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta mutu pendidikan di Kabupaten Probolinggo.

“Raker ini menjadi momentum penting untuk menyatukan data dan program antar lembaga. Dengan kolaborasi seperti ini, pemerintah memiliki dasar yang kuat untuk mengambil kebijakan yang pro pendidikan dan berpihak kepada masyarakat,” tegas Dr. H. Samsur.
Ia menambahkan bahwa Kemenag siap berkolaborasi aktif dalam perumusan kebijakan pendidikan daerah, terutama terkait sinkronisasi data satuan pendidikan di bawah Kemenag dan Dinas Pendidikan agar tidak terjadi ketimpangan antara madrasah dan sekolah umum.

“Kita ingin memastikan semua peserta didik mendapatkan akses pendidikan yang sama, baik di sekolah umum maupun madrasah. Data yang akurat dan terintegrasi menjadi fondasi utama kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.
Komitmen Bersama Membangun Pendidikan Probolinggo
Raker keempat Dewan Pendidikan Kabupaten Probolinggo dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo Hary Tjahyono, SE., M., Ketua Dewan Pendidikan Assoc. Prof. Dr. Abd. Aziz Wahab, BA., M.Ag, serta berbagai unsur pendidikan dan organisasi masyarakat seperti PGRI, FKDT, PCNU, LP Ma’arif, PERGUNU, Muslimat NU, K3S, KKM, dan dunia usaha seperti KADIN, HIPMI, dan Forum CSR.
Dalam sambutannya, Assoc. Prof. Dr. Abd. Aziz Wahab menegaskan pentingnya percepatan dan kolaborasi lintas sektor dalam membangun pendidikan yang berkualitas.
“Kalau bisa dipercepat, mengapa harus diperlambat; kalau bisa sekarang, mengapa harus besok. Kita harus bergerak cepat untuk memperbaiki kualitas pembelajaran,” ujarnya.
Revitalisasi dan Pembenahan Sekolah
Raker juga membahas berbagai isu strategis pendidikan, antara lain revitalisasi sekolah swasta, peningkatan literasi digital, dan penguatan data pendidikan dasar dan menengah.
Kepala BPS Kabupaten Probolinggo, Lilik Hariyanti, S.ST., M.Stat, menyampaikan bahwa puluhan lembaga pendidikan telah mendapatkan bantuan laptop, sementara beberapa sekolah swasta sedang diusulkan untuk revitalisasi guna memperkuat sarana pembelajaran.
Sementara itu, Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal, Amik Muthmainnah, SE., M.M, menegaskan langkah tegas Dinas Pendidikan dalam pembenahan lembaga.
“Kami sudah menutup beberapa lembaga yang tidak memenuhi standar sebagai bagian dari upaya menciptakan pendidikan yang sae (baik) dan berkualitas di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.
Arah Kebijakan ke Depan
Kegiatan ini juga diisi dengan sejumlah materi strategis seperti:
Data Lulusan, Drop Out, dan Studi Lanjut Pendidikan oleh Ketua APSI A. Arief Hermawan, M.Pd dan Kasi Pendma Muhammad As’adi, M.Pd.I;
Kolaborasi Data dan Prestasi Madrasah Diniyah oleh Kasi PD Pontren Ansori;
Peluang SMK di Era Digitalisasi Industri oleh Iwan Triyono, SH., M.M, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Probolinggo.
Rapat kerja ditutup dengan pleno penyampaian rekomendasi untuk peningkatan IPM, penanggulangan siswa putus sekolah, dan pengisian kekosongan guru pendidikan dasar dan menengah.
Raker Dewan Pendidikan Kabupaten Probolinggo 2025 menjadi simbol komitmen bersama antara Dewan Pendidikan, Dinas Pendidikan, Kemenag, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun Probolinggo yang cerdas, berdaya saing, dan unggul melalui kolaborasi data, kebijakan, dan program nyata. Mp/Red**
