PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, peringatan tahun ini diisi dengan puluhan agenda keagamaan, pendidikan, sosial, dan kebangsaan yang berlangsung hingga November 2026. Jumat 09/10/2026.
Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kabupaten Probolinggo, Muhammad Sa’dun, mengapresiasi pembentukan panitia pelaksana sebagai langkah awal untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan terkoordinasi dan sistematis. Selain ajang seremonial, peringatan ini diharapkan memberi nilai substantif bagi penguatan tradisi pesantren dan karakter kebangsaan.
Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Agustus lewat ajang PORSADIN VII dan pembinaan guru madrasah diniyah. Pada periode September–Oktober, Kemenag turut berpartisipasi dalam agenda nasional seperti Sayembara Surat Santri untuk Presiden, Perkemahan Pramuka Santri Nusantara VI di Malang, Santri Vision, Halaqah Ditjen Pesantren, hingga Mu’tamad Santri.
Selama 19–23 Oktober 2026, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag Kabupaten Probolinggo diimbau mengenakan busana muslim (baju koko dan sarung untuk pria, busana muslimah untuk wanita) saat bertugas.
Sejumlah agenda utama di tingkat daerah meliputi:
- 14–18 Oktober: Parade Sholawat DWP, Lomba Mewarnai Logo NU di UNZAH Genggong, dan Jalan Sehat Bersarung di PP Raudlatul Jannah Klaseman.
- 20 Oktober: Khotmil Qur’an, pembacaan 4.444 Sholawat Nariyah, dan tumpengan secara hibrida dari Masjid Ar Rohiem Kemenag.
- 21 Oktober: Kajian virtual kitab karya KH Hasyim Asy’ari dan Festival Sholawat.
- 22 Oktober (Puncak HSN): Upacara Bendera HSN di Alun-Alun Kraksaan serta Fashion Show busana muslim.
- 24 Oktober & Akhir Oktober: Aksi bersih-bersih masjid dalam Gerakan Penyuluh Agama Menyapa serta program Kemenag Menyapa Santri Inklusi di LPA Sabilillah.
- November: Program nikah massal di PP Sullamul Hidayah, Leces.
Melalui sinergi lintas sektor, Kemenag Kabupaten Probolinggo berharap peringatan HSN 2026 tidak hanya menjadi ajang selebrasi, tetapi juga meneguhkan peran strategis santri dalam membangun SDM yang berakhlak dan berdaya saing menuju Indonesia Emas. (Mp/Red**).
