PROBOLINGGO, PATROLI POS
Rapat Koordinasi Virtual yang dipandu Kasubbag Tata Usaha Moh.Sa’dun, S.Ag, M.Pd., berlangsung produktif, pada Rabu (10/12), membahas kesiapan Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo dalam menyukseskan sejumlah agenda strategis, termasuk peringatan Hari Amal Bakti (HAB), penguatan Program Pembangunan Zona Integritas (PMPZI), serta launching wakaf uang yang digagas Kanwil Kemenag Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Dr.Samsur menegaskan pentingnya setiap ASN mampu menjalankan tugas dan fungsi dengan baik, terutama menjelang padatnya agenda keagamaan dan layanan publik di akhir tahun. Ia juga menekankan bahwa Kemenag terus memperkuat program keagamaan, terlebih setelah transformasi PHU menjadi Kemenhaj yang menuntut peningkatan kualitas layanan berbasis kemaslahatan umat.
Ia menambahkan bahwa Kemenag memiliki tanggung jawab besar dalam menggerakkan potensi sosial-keagamaan, termasuk zakat dan wakaf. “BWI memang sudah terbentuk, namun Kemenag harus tetap hadir sebagai teladan. Menteri Agama bahkan telah mewakafkan tanahnya di Sulawesi untuk pesantren sebagai dorongan nyata bagi gerakan wakaf,” ujarnya.
Kanwil Kemenag Jatim dijadwalkan melakukan launching wakaf uang pada Jumat, 12 Desember 2025. Agenda ini bukan permohonan sumbangan, melainkan upaya kolektif untuk menggerakkan seluruh jajaran agar menampilkan komitmen nyata dalam mendukung gerakan wakaf produktif. Kepala Kemenag berharap seluruh ASN serta lembaga pendidikan di Kabupaten Probolinggo dapat hadir dan mendukung sepenuhnya.
Sementara itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Yazid Zain, memberikan tambahan penjelasan mengenai rekam jejak wakaf uang di Kabupaten Probolinggo. Ia menyampaikan bahwa Kemenag setempat sebelumnya pernah menginisiasi pengumpulan wakaf uang pada awal Maret 2025. Program tersebut melibatkan para pengawas dan guru, dan menurut laporan bendahara, terkumpul lebih dari 30 juta rupiah.
“Program itu memang belum masif seperti gerakan wakaf uang saat ini. Untuk tindak lanjutnya, akan kita bahas bersama, termasuk bagaimana memobilisasi satker pendidikan agar berjalan lebih cepat dan terkoordinasi,” jelasnya.
Yazid juga memastikan bahwa laporan pengumpulan wakaf uang akan terekam otomatis melalui sistem sesuai dengan data yang pernah diinput, sehingga memudahkan monitoring dan akuntabilitas.
Pengumpulan wakaf uang tahun ini akan dilakukan melalui QRIS sebagai metode yang cepat, transparan, dan aman.
Dengan sinergi seluruh elemen, Kemenag Kabupaten Probolinggo optimistis dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menyukseskan launching wakaf uang Jatim sebagai upaya membangun kemandirian ekonomi umat melalui pengelolaan wakaf produktif. (Mp/Red**).
