PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo melakukan kunjungan silaturahmi kepada Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Probolinggo, KH. Syaiful Hadi, di kediamannya di Kecamatan Tongas, Rabu (3/12/2025).
FKDM merupakan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat, sebuah wadah yang dibentuk untuk membantu pemerintah menjaga dan memelihara kewaspadaan dini masyarakat terhadap potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan keamanan. Anggotanya berasal dari unsur masyarakat yang bertugas menjaring, mengoordinasikan, dan mengomunikasikan berbagai isu yang berpotensi menimbulkan konflik kepada pemerintah daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kemenag menyampaikan bahwa silaturahmi ini menjadi bagian penting untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dengan tokoh-tokoh strategis yang berperan dalam menjaga stabilitas sosial dan kerukunan umat di Kabupaten Probolinggo.
Selain KH. Syaiful Hadi, hadir pula sejumlah tokoh agama yang aktif dalam kegiatan kewaspadaan dini dan pembinaan masyarakat, yakni Sulaiman dan Badrus Sholeh, yang selama ini juga berperan di FKDM serta Majelis Taklim setempat. Kehadiran mereka semakin memperkaya diskusi terkait dinamika sosial-keagamaan dan upaya menjaga harmoni di tengah masyarakat.
KH. Syaiful Hadi dikenal sebagai ulama kharismatik. Sebelum memimpin FKDM, beliau pernah menjabat Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo selama dua periode, dan aktif pula dijajaran Majelis Ulama Indonesia dan FKUB dan hingga saat ini terus menjadi panutan dalam penguatan moderasi beragama serta ketahanan sosial masyarakat.
Diskusi berlangsung hangat, mencakup sejumlah isu strategis, mulai dari potensi kerawanan sosial, penguatan kerukunan antarumat beragama, hingga peluang kolaborasi dalam program-program kewaspadaan dini. Kepala Kemenag mengapresiasi peran serta para tokoh dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Peran para kiai dan tokoh masyarakat sangat penting dalam merawat kerukunan dan stabilitas daerah. Kehadiran beliau-beliau di FKDM menjadi kekuatan besar dalam menjaga harmoni di Kabupaten Probolinggo,” ucapnya.
Pertemuan diakhiri dengan doa bersama serta komitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, kerukunan, dan kenyamanan masyarakat.(Mp/Red**).
