PROBOLINGGO, PATROLI POS
Mahasiswa Program Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI) Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong Moh. Zainal Arifin, menjadi pemateri dalam kegiatan Desiminasi Peningkatan Kompetensi Guru Wali dan Guru Kelas melalui 7 Jurus BK Hebat di SMP Negeri 1 Tegalsiwalan pada Rabu (19/11/2025).
Kegiatan yang digelar di aula sekolah tersebut diikuti oleh seluruh guru dan guru Bimbingan Konseling (BK). Pada kesempatan itu, peserta mendapatkan materi Jurus BK ke-6 tentang Membangun Kolaborasi serta Jurus ke-7 tentang Menata Situasi Terhipnotis. Materi disampaikan secara runtut, logis, dan mudah dipahami sehingga peserta mengikuti dengan antusias.
Moh. Zainal Arifin, yang akrab disapa Zen Madura, menjelaskan bahwa kedua jurus tersebut sangat penting dikuasai oleh guru kelas, wali kelas, dan khususnya guru BK. Jurus ke-6 dan ke-7 diyakini dapat membantu guru dalam menangani berbagai permasalahan murid serta menciptakan suasana sekolah yang aman dan nyaman.
“Mengatasi masalah murid di sekolah tidak bisa dilakukan secara personal, tetapi harus melalui kolaborasi atau kerja sama. Begitu pula dalam menciptakan lingkungan yang damai dan tenteram, semua harus dilakukan secara tim, bukan individual,” tegasnya.
Rektor UNZAH, Assoc. Prof. Dr. Abdul Aziz Wahab, CH., CHT., BA., M.Ag., memberikan apresiasi tinggi atas keterlibatan mahasiswa S2 PAI UNZAH dalam kegiatan strategis tersebut. Beliau menegaskan bahwa kontribusi demikian menunjukkan mahasiswa UNZAH tidak hanya unggul akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Dengan hadirnya mahasiswa S2 PAI UNZAH sebagai narasumber, semakin jelas bahwa perguruan tinggi memiliki peran besar dalam mencetak kader intelektual yang siap mengabdi, berkontribusi, dan memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Direktur Pascasarjana UNZAH, Dr. H. Imam Bukhori, S.Hum., M.Pd., turut mengapresiasi kiprah Moh. Zainal Arifin dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keaktifan mahasiswa dalam forum profesional merupakan bentuk nyata implementasi ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.
“Kontribusi mahasiswa di tengah masyarakat adalah bukti penerapan konsep, teori, dan kompetensi yang dipelajari. Kurikulum S2 PAI UNZAH memang dirancang agar mahasiswa mampu menerapkan keilmuan secara praktis di masyarakat,” tandasnya. MD
