Probolinggo, Patrolipos
Pekerjaan sebagai seorang kuli sering kali dianggap rendah oleh banyak orang. Namun, bagi saya, menjadi kuli memiliki makna yang mendalam. Betapa pun, saya bekerja sebagai kuli, kuli tinta, untuk lebih tepatnya. Ya, saya adalah seorang jurnalis.
Setiap hari, saya menyusuri lorong-lorong kota maupun Desa dengan pena dan kertas sebagai senjata utama saya. Mencari berita, mendengarkan cerita, dan menuliskannya dengan hati. Meskipun tidak selalu diterima dengan tangan terbuka oleh semua orang, saya merasa bangga dengan pekerjaan saya ini sebagai kuli tinta.
Saya bersyukur bisa menjadi penjaga kebenaran, menggali fakta di balik tirai-tirai yang gelap, dan memberikan suara kepada yang tak terdengar. Meskipun terkadang harus melawan badai dan menghadapi tekanan, kepuasan mendalam datang saat tulisan saya menyentuh hati pembaca atau mengubah pandangan mereka.
Jadi, meskipun saya bekerja sebagai kuli tinta, saya bersyukur dengan pekerjaan saya sebagai seorang jurnalis. Karena bagi saya, pekerjaan ini lebih dari sekadar mencari nafkah, tapi juga misi untuk menyampaikan kebenaran kepada dunia. (Sayful Husein)
