PROBOLINGGO, PATROLI POS
Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo mengambil langkah progresif dalam meningkatkan mutu birokrasi keagamaan. Hal ini ditegaskan melalui kegiatan pembinaan dan Monitoring Evaluasi (Monev) Triwulan III yang menyasar tiga Kantor Urusan Agama (KUA), yakni KUA Kecamatan Sumber, KUA Kecamatan Kuripan, dan KUA Kecamatan Bantaran, Kamis (29/10/2026).
Agenda strategis ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di tiga wilayah tersebut, mulai dari Kepala KUA, pengadministrasi kantor, operator pelaksana, hingga para penyuluh agama Islam. Pertemuan ini difokuskan sebagai instrumen penguatan kualitas pelayanan, evaluasi administrasi, serta optimalisasi tata kelola data layanan yang akuntabel.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Probolinggo, Imam Mudin Nur Fajri, dalam arahannya menekankan pentingnya peran KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang terpadu dan inklusif. Menurutnya, tidak boleh ada dikotomi atau pemisahan layanan yang dapat menghambat akses masyarakat dalam memperoleh hak-hak pelayanan keagamaan.
“KUA harus hadir sebagai institusi yang memberikan pelayanan secara menyeluruh, profesional, dan responsif terhadap dinamika serta kebutuhan masyarakat di tingkat lokal,” tegas Imam.
Selain menyoroti kualitas layanan tatap muka, Imam juga memberikan perhatian khusus pada aspek digitalisasi kinerja. Ia mewanti-wanti para penyuluh agama Islam agar tidak menyepelekan pelaporan kinerja, yang kini telah difasilitasi melalui aplikasi khusus wajib milik penyuluh. Penggunaan instrumen digital ini dinilai krusial untuk mengukur tingkat produktivitas dan kedisiplinan aparatur.
Sinergitas lintas sektor di tingkat kecamatan juga dipandang sebagai kunci keberhasilan program kerja. Dengan terbangunnya kolaborasi yang kuat antarinstansi di kecamatan, berbagai persoalan sosial-keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat dapat diantisipasi dan diselesaikan dengan cepat sesuai ketentuan yang berlaku.
Mengakhiri pembinaannya, Imam mengingatkan kembali posisi strategis seorang ASN sebagai figur publik yang selalu menjadi sorotan masyarakat luas. Ia berpesan agar setiap pegawai senantiasa menjaga profesionalisme, membawa nama baik institusi, dan memberikan dampak positif yang nyata bagi warga.
Melalui Monev Triwulan III ini, Kemenag Kabupaten Probolinggo optimis seluruh KUA jajarannya dapat terus bertransformasi menjadi unit kerja yang modern, berbasis data, serta andal dalam melayani umat. (Red**).
