Probolinggo, Patrolipos
Di tengah desa yang tenang, di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, sebuah sinergi yang tak biasa sedang terjalin. Rumah Kepala Desa Jangur menjadi saksi bisu pertemuan antara awak media dan kalangan hukum. Mereka bukan hanya sekadar berkumpul, tetapi ada sebuah tujuan besar yang hendak dicapai, memperbaiki kinerja sesuai poksi (pembagian kerja) dalam profesi masing-masing. Sabtu (15/06/24)

Pada hari itu, suasana rumah Kepala Desa Jangur, yang biasanya dipenuhi warga dengan berbagai urusan desa, berubah menjadi tempat diskusi yang penuh semangat. Salah satu tokoh yang aktif. Ferdi, dalam berbagai kegiatan sosial, terlihat sering berinteraksi dengan Kikis Mukisah, S.H., S.Pd., M.H., seorang lawyer yang berpengalaman di Probolinggo.
Mereka tidak sendirian. Para jurnalis Probolinggo, dengan perangkat liputannya, turut serta dalam diskusi ini. Bukan tanpa alasan, mereka berkumpul dengan tujuan mulia membangun sinergi positif antara profesi hukum dan media.
Kikis Mukisah, dengan latar belakang hukum dan pendidikan yang kuat, memulai pertemuan dengan penjelasan mengenai pentingnya memahami poksi masing-masing. “Kita harus saling mendukung, bukan menjatuhkan. Media memiliki kekuatan dalam menyebarkan informasi, sementara kami di bidang hukum bertugas menjaga keadilan,” ujarnya dengan penuh semangat.
Ferdi, yang sudah lama berkecimpung di dunia media, menambahkan, “Kerjasama ini bisa meningkatkan kualitas informasi yang diterima masyarakat. Dengan sinergi, kita bisa memastikan berita yang disajikan lebih akurat dan bertanggung jawab.”
Diskusi berkembang, membahas berbagai isu krusial yang sering dihadapi di lapangan. Mulai dari penanganan kasus hukum yang membutuhkan eksposur media hingga peran media dalam menjaga independensi dan integritas. Tak jarang, perbedaan pandangan muncul, namun semuanya diselesaikan dengan diskusi konstruktif.
Para jurnalis mengakui, terkadang berita yang mereka angkat bisa mempengaruhi opini publik secara signifikan. Oleh karena itu, pemahaman yang benar tentang proses hukum sangat diperlukan. Di sisi lain, Kikis Mukisah menekankan pentingnya kebebasan pers dalam mendukung transparansi hukum.
Dari pertemuan ini, harapan besar muncul. Kolaborasi yang lebih erat antara media dan profesi hukum diharapkan mampu menciptakan iklim yang lebih sehat bagi masyarakat. Dengan pemahaman yang baik tentang poksi masing-masing, baik media maupun praktisi hukum bisa bekerja lebih efektif dan efisien.
Kepala Desa Jangur, Lotvi sebagai tuan rumah, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Saya bangga bisa menjadi bagian dari inisiatif ini. Semoga apa yang kita mulai hari ini bisa membawa perubahan positif bagi Probolinggo,” ucap Kepala desa Jangur Lotvi Yang Murah Senyum
Kepala desa Jangur Lotvi juga menambahkan. Jadi saya berterima kasih kepada institusi polri khususnya dalam penanganan kasus Hukum antar warga atau yang berkaitan dengan permasalahan warga menggunakan prinsip restorative justice / omah rembug dengan harapan perkara tersebut tidak lanjut sampai ketingkat penyidikan apalagi kemeja hijau dan bisa diselesaikan di ranah desa dengan jalan musyawarah mufakat jadi tidak ada pertikaian yang berkelanjutan sehingga akan menjadikan desa lebih kondusif dan lebih aman serta nyaman. Tambah Kepala Desa Jangur. Lotvi.
Pertemuan di rumah Kepala Desa Jangur tersebut bukan sekadar nongkrong biasa. Ini adalah langkah awal dari sebuah perubahan besar yang dimulai dari hal kecil. Ferdi, Kikis Mukisah, dan Kepala Desa Jangur. Lotvi, telah menunjukkan bahwa dengan niat baik dan kerja sama, kita bisa mencapai lebih banyak.
Kita tunggu kelanjutan dari sinergi ini. Apakah ini akan menjadi contoh bagi daerah lain? Semoga saja. Yang pasti, dari desa yang sederhana ini, Probolinggo menunjukkan bahwa perubahan bisa dimulai dari mana saja, asalkan ada tekad dan kolaborasi yang kuat.
Ini adalah cerita tentang bagaimana pertemuan santai bisa menjadi fondasi dari perubahan besar. Sinergi antara media dan hukum, yang mungkin tampak sederhana, sebenarnya memiliki dampak yang luas bagi masyarakat. Mari kita dukung dan nantikan perkembangan positif dari inisiatif ini.
Reporter : Sayful
Editor : Sulis Riyanto
