PROBOLINGGO, PATROLI POS
Pemerintah Kota Probolinggo menutup rangkaian kegiatan Ramadan Fest, War Takjil dan Pasar Murah 2026 dengan memberikan santunan kepada 550 anak yatim piatu, Sabtu (14/3). Kegiatan yang berlangsung selama 14 hari sejak 21 Februari hingga 14 Maret 2026 tersebut dipusatkan di GOR A.Yani dan menjadi bagian dari upaya menghidupkan suasana Ramadan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
Kepala DKUPP Kota Probolinggo, Slamet Swantoro, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah Ramadan serta santunan anak yatim merupakan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga barang dan kebutuhan pokok selama bulan suci. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengendalian harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadan,” ujarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Selama pelaksanaan Ramadan Fest, masyarakat juga disuguhkan berbagai kegiatan seperti bazar Ramadan, live music, serta lomba patrol yang diikuti delapan peserta dari wilayah Probolinggo Raya. Kebutuhan pokok murah dan stan kuliner pun menjadi jujugan favorit masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin, menyampaikan bahwa Ramadan merupakan bulan penuh hikmah, rahmat, dan ampunan yang menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang telah membantu merealisasikan santunan kepada 550 anak yatim di Kota Probolinggo.
“Ramadan mengajarkan kita untuk meningkatkan rasa sosial kepada masyarakat. Kegiatan seperti ini tidak hanya meramaikan Ramadan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM di Kota Probolinggo,” kata Aminuddin.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi daerah serta pengendalian inflasi melalui penguatan sektor ekonomi masyarakat. Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada kesempatan berikutnya.
“Dengan mengucap Alhamdulillahirabbilalamin, kegiatan Ramadan Fest, War Takjil, dan Pasar Murah 1447 Hijriah atau 2026 Masehi serta santunan kepada 550 anak yatim piatu secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkas wali kota menutup seremonial. (Rudi Hartono).
