Jember, Patrolipos
Kelompok KKN Kolaboratif 248 yang terdiri dari 17 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Jember resmi diterjunkan di Kelurahan Banjarsengon, Kecamatan Patrang. Mahasiswa-mahasiswa ini berasal dari Universitas Jember, Universitas PGRI Argopuro, Institut Agama Islam Al Qodiri, Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq, Universitas Muhammadiyah, Universitas dr. Soebandi, dan Universitas Al Falah As Sunniyah. Senin (22/07/24)

Upacara pelepasan kelompok KKN ini diadakan di halaman depan Kantor Pemkab Jember dan dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Bapak Ir. H. Hendy Siswanto, ST., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, Bupati Hendy menyatakan harapannya bahwa program KKN Kolaboratif ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat Jember, khususnya dalam bidang ketahanan pangan. Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu yang mereka pelajari serta memahami kehidupan masyarakat desa/kelurahan.
Dengan arahan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Kalvin Edo Wahyudi, S.Sos., M.KP dari UPN Veteran Jawa Timur, Kelompok 248 segera berkoordinasi dengan Camat Patrang dan menuju Kelurahan Banjarsengon. Lurah Banjarsengon, Bapak Oko Rudi Widodo, SE, menyambut mereka dengan hangat dan meresmikan KKN Kelompok 248. Ia juga memberikan arahan terkait upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat setempat, terutama yang berkaitan dengan pencegahan stunting, pendayagunaan hasil perkebunan, dan pengembangan UMKM.

Harapan besar disematkan pada program KKN 248 agar dapat disinergikan dengan program kerja di Kelurahan Banjarsengon. Misalnya, dalam pencegahan stunting, mereka dapat memberikan makanan tambahan (PMT) dan susu untuk ibu hamil dan balita. Selain itu, banyaknya hasil perkebunan dan keberadaan UMKM diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Setelah peresmian, Kelompok KKN 248 langsung dibagi ke dalam beberapa tugas, termasuk survei kondisi kelurahan, koordinasi dengan pegawai kelurahan, dan berinteraksi dengan masyarakat setempat untuk memahami kebutuhan dan masalah yang ada. Dengan semangat kolaboratif, mahasiswa-mahasiswa ini siap memberikan kontribusi nyata dalam membangun ketahanan pangan di Kelurahan Banjarsengon.
Reporter : Sayful
Penulis : Kelompok 248 KKN Kolaboratif 2024 Kelurahan Banjarsengon
