PROBOLINGGO, PATROLI POS
Upaya memperkuat fondasi ketahanan keluarga sejak dini terus digalakkan di Kabupaten Probolinggo. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tongas bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo dan berbagai unsur lintas sektor menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Terintegrasi bagi 26 pasang calon pengantin (catin) di Balai Nikah KUA Tongas, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan ini menghadirkan format pembekalan yang berbeda dari sesi klasikal pada umumnya. Tidak hanya berfokus pada materi keagamaan dan administrasi pencatatan nikah, para peserta turut mendapatkan wawasan menyeluruh dari berbagai instansi terkait, mulai dari aspek kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, hingga pembinaan psikologi dan nilai-nilai keharmonisan rumah tangga.
Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. H. Samsur, S.Ag., M.Pd.I., didampingi Kasi Bimas Islam H. Muh. Imam Mudin Nur Fajri, S.Ag., M.HI. Sinergi lintas sektor tersebut juga melibatkan Camat Tongas, Kepala Puskesmas Tongas, Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana (PLKB), Rais Syuriah PCNU Kabupaten Probolinggo, serta Ketua PAC Fatayat NU Tongas.
Dalam arahannya, Dr. H. Samsur menegaskan bahwa fondasi ketahanan keluarga harus dibangun secara matang sebelum ijab kabul diucapkan. Menurutnya, bekal ilmu dan kesiapan mental menjadi kunci utama dalam meredam potensi konflik serta permasalahan keluarga di masa depan. Pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, melainkan membangun keluarga yang membutuhkan ilmu, tanggung jawab, dan komitmen bersama. Karena itu, kolaborasi lintas sektor sangat penting agar calon pengantin memperoleh bekal yang utuh untuk membangun keluarga sakinah dan berkualitas.
Senada dengan hal tersebut, Rais Syuriah PCNU Kabupaten Probolinggo, Kyai Hamid, mengingatkan pentingnya menanamkan prinsip saling menghargai dan membiasakan musyawarah di dalam rumah tangga. Ia menekankan bahwa suami dan istri bukan lawan yang harus saling mengalahkan, melainkan pasangan yang saling menguatkan dalam kebaikan dengan landasan iman yang kokoh.
Dari sudut pandang medis, Kepala Puskesmas Tongas, dr. Peni Endah Sitoresmi, memaparkan materi krusial mengenai kesehatan reproduksi, pentingnya pemeriksaan kesehatan pranikah (premarital check-up), serta perencanaan kehamilan dan pemenuhan gizi seimbang demi mewujudkan generasi masa depan yang sehat dan tangguh.
Sementara itu, Kepala KUA Tongas, Kudsiya Azizah, S.Ag., menyampaikan bahwa Bimwin lintas sektor ini merupakan langkah nyata untuk memperluas manfaat pembinaan catin melalui keterlibatan para ahli di bidangnya masing-masing. Pihaknya berharap melalui sinergi berkelanjutan antara pemerintah, tenaga kesehatan, penyuluh KB, dan ormas keagamaan ini, para calon pengantin di Kabupaten Probolinggo lebih siap mengarungi bahtera rumah tangga yang harmonis, sehat, dan dilandasi kasih sayang. (Red**).
