Probolinggo, Patrolipos
Isu pergantian Walikota LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Probolinggo yang beredar belakangan ini menuai beragam penafsiran, terutama di kalangan pengurus dan anggota LIRA Kota Probolinggo. Dugaan pergantian yang dihembuskan oleh Louis Hariona dan mencuat di beberapa media online dianggap tidak sesuai dengan mekanisme yang seharusnya.

“Kami cukup kaget juga ketika mendengar ada isu pergantian ketua DPD LIRA Kota Probolinggo. Mestinya jika harus menyampaikan statemen, segala sesuatunya juga disertai data dan pernyataan yang valid dan sesuai dengan mekanisme AD/ART yang ditetapkan di organisasi, termasuk harus ada bukti surat mandat,” ujar Sekda LIRA Kota Probolinggo, Bambang H.
Selama delapan tahun kepemimpinan Prasetyo Eko Karso sebagai Walikota LIRA Probolinggo, organisasi ini telah menjalankan berbagai aktivitas sesuai dengan visi dan misi, tanpa ada hal yang mengkhawatirkan. Berbagai kegiatan kemasyarakatan dan sosial telah dilaksanakan dengan baik oleh jajaran pengurus.
Saat dimintai tanggapan, Prasetyo Eko Karso menegaskan bahwa pihaknya belum menerima kabar resmi dari DPW maupun DPP LIRA terkait isu tersebut. “Kami berjalan seperti adanya. Apapun yang kami laksanakan tidak keluar dari rel organisasi atau lembaga dan sampai saat ini kami masih tunduk dan patuh terhadap kebijakan Presiden LIRA, HM Jusuf Rizal,” kata Eko.
Lebih lanjut, Eko menambahkan bahwa semua kebijakan yang berkaitan dengan lembaga telah diatur dalam AD/ART organisasi. Ia juga menjelaskan bahwa meskipun ada beberapa kegiatan LIRA Kota Probolinggo yang tidak tercover belakangan ini, hal tersebut disebabkan oleh sebagian pengurus dan anggota yang berfokus pada kebijakan partai dalam mengikuti Pemilu.
Dalam delapan tahun terakhir, Prasetyo Eko Karso telah banyak berkontribusi pada keberadaan LIRA di Kota Probolinggo. Saat pandemi Covid-19, DPD LIRA Probolinggo turun langsung memberikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat, seperti masker dan vaksinasi. Selain itu, mereka juga aktif memberikan bantuan saat musibah erupsi Gunung Semeru dan bencana di NTB.
Dengan banyaknya aktivitas sosial dan dukungan pada kegiatan DPD lainnya, DPD LIRA Probolinggo menunjukkan dedikasinya dalam upaya membesarkan LIRA. “Anggaran yang digunakan untuk berbagai kegiatan sosial merupakan dana pribadi,” tambah Eko, menegaskan komitmen mereka dalam pelayanan masyarakat.
Reporter : Sayful/Sifaq
Editor : Sulis Riyanto
