Lumajang, Patrolipos – Sejumlah wartawan di Kabupaten Lumajang-Jawa timur menggelar acara resepsi puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini. Kegiatan itu digelar di Desa Kunir Kidul, Lumajang -JawaTimur.
Puluhan media yang bertugas di Kabupaten Lumajang berkomitmen melawan hoaks memasuki tahun politik. Sejumlah wartawan yang tergabung dalam paguyuban FORJI Lumajang dalam acara resepsi HPN juga tegas menolak politik identitas. Angkat Martabat Pekerja Pers lewat Perlindungan Jaminan Sosial.
Acara puncak diawali dengan pagelaran musik. Ketua FORJI, Bawon Sutrisno,S. sos., mengatakan jika peran pers sangat krusial dalam sebuah pesta demokrasi atau pemilihan umum (Pemilu). Kondisi sosial masyarakat dalam tahun politik akan sangat dipengaruhi oleh pemberitaan yang beredar di masyarakat.
Menurutnya media sosial saat ini membuat informasi yang beredar di masyarakat sangat lah liar, bahkan tidak sedikit informasi yang beredar itu merupakan berita bohong atau hoaks.
Maka dari itu, dalam momen HPN tahun 2023 ini, pihaknya bersama media di Lumajang berkomitmen menjadi pelurus, informasi bohong yang beredar di masyarakat.

“Jika hoaks tersebut tidak diluruskan maka hal ini akan membuat gaduh di masyarakat, bahkan bisa membuat perpecahan di tengah-tengah masyarakat. Maka di sinilah peran pers yang sebenarnya, untuk bisa meluruskan informasi-informasi hoaks tersebut,” kata Bawon pada sela-sela acara.
Dilakukan juga sesi pembacaan sejarah berdirinya FORJI pembagian santunan kepada anak yatimpun di laksanakan dengan penuh khidmat,pengobatan gratis,pemberian vaksin mulai vaksin 1-4.
Sejumlah pejabat yang hadir dalam resepsi HPN ini juga menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen para jurnalis tersebut.Hadir dalam acara resepsi tersebut Kadis Kominfo Paiman, Camat Kunir, Perwakilan dari Polres dan Kodim.
Paiman mengatakan “berita yang beredar di era digital saat ini sangat beragam, apalagi dengan adanya peran media sosial yang memuat informasi lebih cepat tersebar. Harapannya pers mampu berkontribusi dalam persatuan bangsa dewasa ini.” Paiman.(Dewi)
