PROBOLINGGO, PATROLI
Kelompok Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Probolinggo 1 menggelar acara serah terima jabatan (Sertijab) yang dilanjutkan dengan pembinaan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo. Acara ini berlangsung di Aula MTsN 1 Probolinggo pada Selasa, 02 Desember 2025, dan dihadiri oleh para pengawas madrasah serta seluruh anggota KKMTs.

Estafet Kepemimpinan KKMTs
Serah terima jabatan Ketua KKMTs Probolinggo 1 secara resmi dilaksanakan dari kepemimpinan sebelumnya, Mudakkir, S.Pd, MM, kepada ketua yang baru, Muhammad Sugianto, S.Ag, M.Pd.I. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat membawa semangat dan inovasi baru dalam upaya memajukan Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Probolinggo.

Pesan Kunci: Madrasah Unggul, Ramah, dan Terintegrasi
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, S.Ag, M.Pd.I, dalam arahannya menyampaikan pesan penting tentang visi Kementerian Agama untuk lembaga Madrasah.
“Menteri Agama mengawal kita semuanya, Madrasah khususnya, menjadi lembaga pendidikan yang unggul, kemudian ramah, dan terintegrasi. Maka pendidikan ramah anak terus digawangkan oleh kita, baik sesama siswa, guru dengan guru. Lingkungan yang sifatnya kerohanian ini harus dibangun, tidak boleh ada bullying,” tegas Dr. Samsur.
Pilar Kepemimpinan Islam di Era Destrupsi
Mengutip hasil penelitian Prof. Ifti dalam orasi ilmiah sebagai Guru Besar mengenai Kepemimpinan Islam dalam menghadapi era destrupsi, Dr. Samsur memaparkan lima pilar penting yang harus dipahami oleh para pemimpin madrasah:
Profesionalisme: Memiliki pengetahuan luas, bertanggung jawab/akuntabilitas, adil, berani mengambil risiko, dan transparan.
Spirituality: Yakin adanya Tuhan, merasa kehadiran Tuhan, dan mempertanggungjawabkan segala tindakan pada Tuhan.
Humanity: Bersifat ramah, peduli, sabar, dan penuh perhatian.
Morality: Menegakkan kebenaran dan keadilan.
Agility: Kecepatan dan ketepatan dalam mengambil keputusan.
Dr.Samsur menekankan bahwa kondisi saat ini menuntut lembaga pendidikan untuk lebih berhati-hati dan mengedepankan suasana ramah, di mana setiap masalah sekecil apapun harus disikapi dengan bijaksana. Ia mengapresiasi MTsN 1 dan berharap spirit perjuangan untuk memajukan madrasah, termasuk dalam upaya penambahan siswa, harus terus digelorakan.
Di akhir pembinaan, Dr. Samsur berharap pengawas madrasah ke depan dapat lebih berbasis KKM agar pengawasan menjadi lebih efektif dan efisien, juga mengajak KKMTs Probolinggo 1 untuk bekerjasama agar program yang dicanangkan mendapatkan support yang memadai. Red**
