PROBOLINGGO, PATROLI POS
Menikah bukan sekadar mengikat janji suci, melainkan juga fondasi lahirnya generasi baru yang sehat. Memegang prinsip tersebut, KUA Kraksaan menggandeng berbagai instansi untuk membekali para calon pengantin di Aula Puskesmas Kraksaan, Rabu (23/9/2026).
Kolaborasi ini mempertemukan KUA, Kecamatan, Puskesmas, dan Kantor KB Kraksaan dalam satu wadah Bimbingan Perkawinan (Bimwin). Fokusnya tak sekadar urusan administrasi atau hukum agama, tetapi juga aspek gizi dan kesehatan reproduksi guna memutus rantai stunting serta pernikahan anak.
Camat Kraksaan Puja Kurniawan menilai kolaborasi ini sangat krusial. Menurutnya, penanganan masalah keluarga seperti stunting butuh gotong royong dari level kecamatan hingga desa.
Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Probolinggo, Muh Imam Mudin Nurfajri, yang hadir membawakan materi, menggarisbawahi bahwa kesiapan orang tua sebelum menikah menentukan kualitas anak kelak.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam merealisasikan program “Sae Keluarga” di Kabupaten Probolinggo — mewujudkan rumah tangga yang harmonis, sejahtera, dan melahirkan generasi bebas stunting. (Red**).
Sumber : Bimas Islam Kab.Probolinggo
