PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, melakukan monitoring ke Posko Masjid Ramah Pemudik (MRP) di Masjid Ar-Rahmah Leces, sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan layanan bagi para pemudik menjelang arus mudik Idulfitri 1447 H.
Dalam kunjungan tersebut, Dr. Samsur didampingi Kepala Seksi Bimas Islam M. Imamuddin Nur Fajri, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Sugianto, serta Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ansori. Rombongan disambut oleh panitia posko, M. Hafidz dan Mukarroman, yang juga merupakan penyuluh agama di wilayah tersebut.
M. Hafidz menjelaskan bahwa posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid Ar-Rahmah Leces telah menyiapkan berbagai layanan bagi para pemudik yang singgah untuk beristirahat.
“Selain menyediakan tempat istirahat yang nyaman, kami juga akan melibatkan Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Leces dalam membantu pelayanan kepada para pemudik,” ujarnya.
Ia menambahkan, panitia juga menyiapkan layanan terapi kesehatan gratis, seperti bekam, cek darah, hingga pijat saraf bagi pemudik yang ingin memulihkan kebugaran setelah menempuh perjalanan jauh.
Selain itu, posko juga menyediakan empat kulkas berisi air mineral gratis bagi pemudik. Panitia juga menghadirkan warung kejujuran yang menyediakan kopi serta aneka makanan ringan.
“Alhamdulillah di sekitar masjid juga telah terbentuk paguyuban pedagang, sehingga para pemudik dapat dengan mudah memperoleh berbagai kebutuhan makanan dan minuman selama singgah,” tambah Hafidz.
Dalam monitoring tersebut, Dr. Samsur juga melihat berbagai fasilitas pendukung yang disiapkan oleh takmir masjid, mulai dari tempat istirahat yang nyaman, area parkir, hingga taman bermain anak. Ia juga mengapresiasi adanya papan-papan edukasi dan pesan keagamaan yang dipasang di area masjid, seperti etika berada di dalam masjid serta keutamaan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, kehadiran pesan-pesan keagamaan tersebut dapat menjadi pengingat spiritual bagi para pemudik yang singgah agar tetap menjaga adab dan meningkatkan ibadah di perjalanan.
“Kami ingin memastikan program Masjid Ramah Pemudik benar-benar memberikan pelayanan terbaik. Tidak hanya menyediakan fasilitas fisik, tetapi juga menghadirkan suasana masjid yang nyaman, tertib, dan penuh nilai-nilai keagamaan,” ungkap Dr. Samsur.
Program Masjid Ramah Pemudik di Kabupaten Probolinggo sendiri dilaksanakan di sejumlah masjid yang tersebar di beberapa kecamatan sebagai tempat singgah bagi pemudik selama periode 15–24 Maret 2026. Program ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.
Dengan berbagai fasilitas yang tersedia, masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pelayanan umat yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat dengan aman dan nyaman selama perjalanan.(Mp/Red**).
