PROBOLINGGO, PATROLI POS
Jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo mengikuti kegiatan Pemaparan Capaian Kinerja (Capkin) Triwulan III Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Selasa (13/10/2026). Bertempat di Aula Kemenag Kabupaten Probolinggo, kegiatan ini diikuti secara serentak bersama seluruh satuan kerja Kementerian Agama se-Jawa Timur.
Di tingkat Kabupaten Probolinggo, forum evaluasi tersebut dihadiri secara virtual oleh Kepala Kantor, Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), perencana, pengelola keuangan, Analis Kebijakan (APK), Pengelola Pengadaan (PK), Pranata Komputer, Analis SDM Aparatur, serta staf pengelola dari masing-masing unit kerja.
Kegiatan dibuka resmi oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jawa Timur, Syaikhul Hadi, yang menegaskan bahwa pemaparan capaian kinerja merupakan instrumen evaluasi penting dalam mengukur efektivitas pelaksanaan program dan penyerapan anggaran di tiap satuan kerja. Ia menyampaikan bahwa evaluasi kinerja bukan sekadar formalitas pengisian administrasi, melainkan bagian dari komitmen bersama untuk membangun budaya kerja yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata.
Oleh karena itu, setiap satuan kerja diinstruksikan untuk menyajikan data capaian yang valid sekaligus memetakan berbagai kendala operasional di lapangan agar solusi penanganan dapat segera dirumuskan. Selama pemaparan berlangsung, seluruh Kantor Kemenag Kabupaten/Kota membedah perkembangan pelaksanaan program, pencapaian indikator kinerja utama, hingga realisasi anggaran Triwulan III 2026, serta menyusun langkah strategis percepatan penyelesaian target menjelang akhir tahun anggaran.
Keikutsertaan Kemenag Kabupaten Probolinggo dalam agenda ini menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab. Melalui sinergi terukur antara Kanwil dan seluruh instansi daerah ini, diharapkan mutu pelayanan publik kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan dan profesional. (Red**).
