PROBOLINGGO, PATROLI POS
Pemerintah Kabupaten Probolinggo terus berupaya memperkuat fondasi pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan. Langkah strategis ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Kesehatan Daerah (RAKORKESDA) dengan tema “Membangun Sinergitas Pemerintah Daerah dengan Masyarakat dalam Rangka Transformasi Layanan Kesehatan menuju Kabupaten Probolinggo SAE”.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (17/12/2025) ini, bertujuan menyelaraskan arah kebijakan daerah demi mencapai target besar Indonesia Emas 2045.

Hadir secara langsung Bupati Probolinggo, Dr. Mohammad Haris, M.Kes. (Gus Haris), didampingi Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma, S.E., M.M. Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan dr. Hariawan Dwiamtomo, M.M.Kes, Dirut RSUD Waluyo Jati Dr. dr. Hj. Yessi Rahmawati, Sp.OG, Subsp, Obginsos., M.H., M.Kes., FISQua, serta jajaran Forkopimda, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Probolinggo, perwakilan TNI/Polri, dan organisasi kemasyarakatan.

Kesehatan Sebagai Modal Dasar Pembangunan
Dalam opening speech-nya, Bupati Gus Haris menekankan bahwa transformasi layanan kesehatan saat ini harus inklusif. Skala prioritas ke depan akan difokuskan pada pelayanan yang ramah bagi penyandang disabilitas (difabel) di seluruh fasilitas publik.
“Kesehatan merupakan pondasi utama. Jika masyarakat sehat, maka roda ekonomi akan berputar dan pendidikan akan berjalan dengan baik. Kesehatan adalah modal dasar agar pelayanan publik terpenuhi secara maksimal,” tegas Gus Haris.
Target Peningkatan IPM
Pemerintah Kabupaten Probolinggo juga terus mengoptimalkan peran Satgas IPM (Indeks Pembangunan Manusia). Gugus tugas ini dibentuk untuk mengawal percepatan peningkatan kualitas hidup masyarakat yang mencakup umur panjang (kesehatan), pengetahuan (pendidikan), dan standar hidup layak.
Upaya ini membuahkan hasil positif, di mana angka IPM Kabupaten Probolinggo pada tahun 2025 telah mencapai 71,65. Angka ini ditargetkan akan terus mengalami tren kenaikan di tahun-tahun mendatang melalui kolaborasi lintas sektor.

Sinergi Lintas Sektoral
Senada dengan Bupati, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, S.Ag, M.Pd.I, menyatakan dukungannya terhadap transformasi kesehatan ini. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga keagamaan dan kesehatan, terutama dalam memberikan edukasi pola hidup sehat kepada masyarakat melalui pendekatan spiritual dan sosial.
Acara Rakorkesda ini diharapkan menjadi titik balik bagi penguatan sinergitas antara pemerintah, tenaga medis, dan elemen masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang lebih SAE (Sejahtera, Aman, dan Eksis) di masa depan. Red**
