JAKARTA, PATROLI POS
Dipenghujung tahun 2025, refleksi jurnalistik menyajikan berita untuk informasi, pengetahuan, politik, budaya, sosial, keagamaan merupakan skill yang harus dikuasai oleh wartawan, sifat bertanya mengorek informasi dari para narasumber bukan berarti bodoh akan tetapi membutuhkan sajian pertanyaan yang cemerlang untuk mendapatkan jawaban yang smart dituangkan dalam bentuk informasi untuk konsumsi publik.
Realita dan fakta masyarakat kadang hanya suka melihat atau membaca judulnya saja tidak diselesaikan semua secara tuntas isi bacaan dalam pemberitaannya sehingga jurnalis itu sendiri harus membuat konsep judul yang sudah melengkapi atau mewakili dari pada isi pemberitaan supaya pembaca atau pemirsa tidak sesat dalam menerima serta mencerna informasi yang diberikan.
