PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur memperketat pengawasan tahap akhir (finishing) pembangunan gedung Kantor Urusan Agama (KUA) Paiton pada Rabu (15/04/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan proyek yang didanai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tersebut benar-benar memenuhi standar kualitas tinggi sebelum resmi digunakan untuk melayani masyarakat. Peninjauan langsung ini bertujuan menjamin bahwa bangunan fisik tidak hanya sekadar tuntas, tetapi juga fungsional, nyaman, dan aksesibel bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Paiton.
Tim Kanwil Kemenag Jatim menekankan bahwa setiap detail pengerjaan harus berorientasi pada pelayanan publik yang profesional. Selain mengecek konstruksi utama, tim juga mengevaluasi tata ruang, kesiapan sarana pendukung, hingga aspek keamanan gedung. Perwakilan tim Kanwil menegaskan bahwa gedung KUA bukan sekadar bangunan kantor biasa, melainkan pusat layanan umat yang harus menghadirkan kenyamanan dan kualitas pelayanan prima. Hal ini dilakukan agar saat dioperasikan nanti, KUA Paiton mampu memberikan pelayanan yang cepat, efektif, dan lebih humanis kepada warga.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Probolinggo, Muhammad Imamuddin Nur Fajri, menyatakan bahwa pendampingan ketat ini adalah bentuk komitmen nyata dalam menjaga mutu pembangunan. Menurutnya, pembangunan melalui skema SBSN adalah amanah besar untuk memastikan gedung menjadi representasi layanan Kementerian Agama yang profesional dan ramah. Ia berharap transformasi fisik ini juga diikuti dengan kesiapan manajemen dan mentalitas pelayanan dari seluruh jajaran KUA Paiton agar masyarakat merasakan peningkatan kualitas layanan secara signifikan.
Mengingat posisi strategis Kecamatan Paiton sebagai kawasan dengan mobilitas tinggi di Kabupaten Probolinggo, kehadiran gedung yang representatif dianggap sangat krusial sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan. Melalui sinergi antara Kanwil Kemenag Jatim dan Kemenag Kabupaten Probolinggo, pembangunan KUA Paiton diharapkan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga menjadi model layanan KUA modern yang akuntabel dan berdampak luas bagi kemaslahatan masyarakat setempat. (Mp/Red**).
