PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, menghadiri Resepsi Yadnya Kasada 1948 Saka dan Pengukuhan Warga Kehormatan Sesepuh Tengger yang digelar di Pendopo Agung Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (31/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Samsur hadir mendampingi Wakil Bupati Probolinggo Lora Fahmi AHZ dan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto bersama jajaran Forkopimda, sesepuh adat Tengger, tokoh lintas agama, serta sejumlah tokoh masyarakat dari berbagai daerah.

Kehadiran unsur pemerintah, tokoh agama, dan tokoh adat dalam satu forum budaya tersebut menjadi simbol kuat sinergi dalam menjaga kerukunan, memperkuat moderasi beragama, serta melestarikan warisan budaya yang hidup di tengah masyarakat Tengger.
Menambah semarak suasana, Dr. Samsur tampil mengenakan busana khas Jawa Timur lengkap dengan udeng dan sembong. Sementara itu, sang istri tampil anggun dengan kebaya khas Tengger berwarna hitam yang dipadukan dengan jarik motif Tengger serta selendang kuning. Penampilan tersebut menjadi wujud penghormatan terhadap budaya dan tradisi masyarakat Tengger yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Resepsi Yadnya Kasada 1948 Saka berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh keakraban. Momentum ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian upacara adat masyarakat Tengger, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat dalam merawat semangat kebersamaan di tengah keberagaman.
Pengukuhan Warga Kehormatan Sesepuh Tengger menjadi salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut. Pengukuhan ini merupakan bentuk penghargaan kepada tokoh-tokoh yang dinilai memiliki perhatian dan kontribusi terhadap pelestarian adat, budaya, serta penguatan kehidupan sosial masyarakat Tengger.
Yadnya Kasada sendiri merupakan tradisi sakral masyarakat Tengger sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan berkah, keselamatan, dan kesejahteraan. Tradisi yang telah berlangsung selama berabad-abad ini menjadi salah satu ikon budaya Nusantara yang terus dijaga keberlangsungannya oleh masyarakat Tengger.
Melalui kehadiran dalam resepsi tersebut, Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pelestarian budaya lokal yang selaras dengan nilai-nilai kerukunan, toleransi, dan harmoni kehidupan beragama. Nilai-nilai itulah yang selama ini tumbuh dan terpelihara dengan baik di tengah masyarakat Tengger sebagai bagian dari kekayaan sosial dan budaya Kabupaten Probolinggo. (Mp/Red**).
