PROBOLINGGO, PATROLI POS
Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Probolinggo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan sekaligus kepedulian terhadap kesehatan santri. Bersama PT Charoen Pokphand Jaya Farm Probolinggo melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), FKDT menyalurkan bantuan telur kepada sejumlah pondok pesantren dan Madrasah Diniyah (Madin) di Kabupaten Probolinggo, Senin (29/6/2026).
Ketua FKDT Kabupaten Probolinggo, Ahmad Ubaidillah, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud sinergi antara dunia usaha dan lembaga pendidikan keagamaan dalam meningkatkan asupan gizi para santri.
“Bantuan ini bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga ikhtiar bersama untuk mendukung kesehatan dan pemenuhan gizi santri sebagai generasi penerus bangsa. Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Charoen Pokphand Jaya Farm Probolinggo yang telah berkolaborasi bersama FKDT hingga tingkat kecamatan,” ungkapnya.
Menurutnya, distribusi bantuan dilakukan dengan melibatkan pengurus FKDT tingkat kecamatan agar penyalurannya tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh pesantren maupun Madrasah Diniyah yang membutuhkan.
Selain menjalankan program sosial, FKDT Kabupaten Probolinggo juga terus mempersiapkan agenda pembinaan prestasi santri. Dalam waktu dekat, FKDT akan menggelar seleksi melalui Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Diniyah (PORSADIN) tingkat kecamatan sebagai ajang penjaringan santri-santri terbaik.
Para juara nantinya akan mengikuti PORSADIN tingkat Kabupaten Probolinggo sebagai persiapan menghadapi PORSADIN VII Tingkat Provinsi Jawa Timur yang akan berlangsung di Kabupaten Lumajang pada 25–27 September 2026.
Adapun cabang yang akan dipertandingkan meliputi bidang keagamaan, seni, bahasa, dan olahraga, yaitu Tahfidz Juz 30, Qiraatul Kutub, Tilawatil Qur’an, Murattal wal Imla’, Kaligrafi, Melantunkan Shalawat, Adzan, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Indonesia, Membaca Puisi, Lari Sprint 100 Meter, Bulutangkis, dan Tenis Meja.
Ahmad Ubaidillah berharap rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya melahirkan santri yang sehat secara fisik, tetapi juga berprestasi dalam bidang akademik, keagamaan, seni, dan olahraga.
“FKDT akan terus bergerak membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. Kepedulian terhadap gizi santri harus berjalan seiring dengan pembinaan bakat dan prestasi mereka, sehingga lahir generasi Madrasah Diniyah yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Probolinggo di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya.
Program bantuan telur dan persiapan PORSADIN ini menjadi bagian dari upaya FKDT Kabupaten Probolinggo dalam memperkuat eksistensi Madrasah Diniyah sebagai lembaga pendidikan keagamaan yang tidak hanya membentuk karakter religius, tetapi juga mencetak santri yang unggul, sehat, dan berdaya saing. (Mp/Red**).
