PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat regional. Pada ajang Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Semester I Tahun 2026 sekaligus Stakeholder Day 2026 yang dihelat Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bondowoso, Rabu (22/07/2026), instansi ini berhasil memborong lima penghargaan sekaligus di bidang pengelolaan keuangan negara.
Hadir mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo dalam agenda tersebut, Kepala Subbagian Tata Usaha Moh. Sa’dun bersama Bendahara Kantor Muhimmatus Sholihah.
Deretan apresiasi yang diraih Kemenag Kabupaten Probolinggo mencakup berbagai aspek krusial pengelolaan anggaran, meliputi:
Peringkat I: Pelaksanaan Rekonsiliasi Terbaik
Peringkat I: Penyampaian Saldo Rekening Tercepat
Peringkat II: Kinerja Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Terbaik
Peringkat II: Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara Terbaik
Peringkat III: Kinerja Kartu Kredit Pemerintah (KKP) Terbaik
Keberhasilan memborong rentetan penghargaan ini menjadi cermin konsistensi Kemenag Kabupaten Probolinggo dalam menerapkan tata kelola keuangan yang tertib, transparan, serta berpatokan pada prinsip good governance.
Dalam keterangannya, Kasubbag TU Moh. Sa’dun menegaskan bahwa torehan ini merupakan buah dari kerja keras dan sinergi kolektif seluruh lini di lingkungan Kemenag Kabupaten Probolinggo, khususnya tim pengelola keuangan.
“Penghargaan ini menjadi pemicu semangat bagi kami untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran. Capaian ini adalah hasil kolaborasi seluruh unit kerja yang berkomitmen menjaga tata kelola keuangan tetap profesional, akuntabel, dan tepat waktu,” ungkap Sa’dun.
Menurutnya, indikator keberhasilan pengelolaan anggaran tidak sekadar bertumpu pada besarnya penyerapan dana, melainkan juga ditentukan oleh tingkat kepatuhan pada regulasi, kerapian administrasi, dan ketepatan waktu dalam pelaporan.
Pencapaian ini sekaligus memperkuat bukti nyata pelaksanaan reformasi birokrasi di tubuh Kementerian Agama, terutama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Adapun forum FGD yang digelar KPPN Bondowoso tersebut difungsikan sebagai sarana evaluasi kinerja anggaran Semester I Tahun 2026, sekaligus mempererat kemitraan strategis antara KPPN dan seluruh satuan kerja demi mengoptimalkan kualitas pelaksanaan anggaran negara. (Ayu Septiana Eka Putri Andayanana/Red**).
