PROBOLINGGO, PATROLI POS
Dalam upaya memperkuat tata kelola birokrasi yang bersih dan melayani, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tongas pada Senin (13/7/2026). Langkah strategis ini diambil guna memastikan akselerasi kualitas pelayanan publik serta penegakan tertib administrasi di tingkat kecamatan berjalan secara optimal dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Dalam peninjauan langsung tersebut, Kepala Kemenag Kab.Probolinggo Dr.Samsur memeriksa secara detail berbagai dokumen penting, termasuk kelengkapan berkas Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan seluruh arsip negara tersusun secara sistematis, lengkap, dan memiliki ketertelusuran yang tinggi. Dari hasil evaluasi di lapangan, ia memberikan catatan positif terhadap kinerja administrasi KUA Tongas yang dinilai telah memenuhi standar operasional yang ditetapkan.
Fokus pemeriksaan kemudian diarahkan pada dokumen Nikah Rujuk (NR) serta Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) keuangan. Samsur memberikan apresiasi atas dedikasi jajaran KUA Tongas yang telah mengompilasi seluruh dokumen tersebut secara akuntabel. Kendati demikian, guna menyempurnakan aspek legalitas dan keamanan dokumen, ia menginstruksikan agar seluruh berkas NR dan LPJ yang telah terkompilasi segera dijilid rapi sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) yang berlaku. Menurutnya, standardisasi fisik dokumen sangat krusial untuk mempermudah proses monitoring, evaluasi, serta audit administrasi berkala.
“Administrasi yang tertib merupakan cerminan dari tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Oleh karena itu, berkas NR dan LPJ wajib segera dijilid sesuai juknis. Langkah ini bukan sekadar kerapian, melainkan jaminan agar dokumen mudah ditelusuri dan selalu siap kapan pun dibutuhkan dalam proses evaluasi maupun pengawasan,” ujar Samsur di sela-sela arahannya.
Tidak hanya berfokus pada aspek administratif, sidak ini juga momentum pembinaan mental dan integritas bagi seluruh pegawai KUA Tongas. Samsur mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam memikul tanggung jawab sebagai abdi negara.
Lebih jauh, Dr. Samsur menggarisbawahi peran strategis penyuluh agama yang bergerak di garda terdepan masyarakat. Penyuluh agama dituntut tidak hanya menjadi penopang kinerja instansi, tetapi juga motor penggerak dalam penguatan moderasi beragama di tingkat kecamatan. Untuk mewujudkan hal tersebut, sinergi yang kokoh antara penyuluh agama, Kepala KUA, serta jajaran pemangku kepentingan (stakeholders) lintas sektor menjadi mutlak untuk diperkuat.
“Jaga integritas dan kejujuran dalam setiap embanan tugas. Penyuluh agama adalah wajah kementerian sekaligus benteng moderasi beragama di tingkat akar rumput. Kolaborasi aktif dengan Kepala KUA dan instansi lintas sektor adalah kunci keberhasilan program kita,” tegas Samsur.
Melalui aksentuasi sidak ini, Kemenag Kabupaten Probolinggo berharap seluruh satuan kerja di bawah naungannya dapat terus memacu standar pelayanan publik. Penataan birokrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel diharapkan mampu menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan prima yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. (Mp/Red**).
