SIDOARJO, PATROLI POS
Komitmen Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo dalam memperkuat aksi kepedulian sosial sukses membuahkan apresiasi di tingkat nasional. Kemenag Kabupaten Probolinggo berhasil menyabet Sertifikat Penghargaan Perolehan Santunan Terbaik III Nasional dalam Program Lebaran Yatim 1448 Hijriah / 2026 Masehi.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, yang didampingi Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Yazid Zain, di sela-sela apel bersama di halaman Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Sidoarjo, Senin (13/7/2026).
Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan satuan kerja Kemenag Kabupaten Probolinggo dalam menyukseskan Program Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026, yang merupakan bagian dari gerakan nasional Peaceful Muharram 1448 H. Penyerahan penghargaan merujuk pada Surat Kanwil Kemenag Jatim Nomor 523/Kw.13.07/BA.04/07/2026. Dalam program nasional yang diinisiasi oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI ini, Jawa Timur mendominasi lewat capaian Kemenag Kabupaten Lumajang di peringkat I, Kemenag Kabupaten Ngawi di peringkat II, dan Kemenag Kabupaten Probolinggo di peringkat III.
Prestasi gemilang ini diraih setelah Kemenag Kabupaten Probolinggo secara nyata berhasil menghimpun dan menyalurkan total 1.200 paket santunan kepada anak-anak yatim di wilayahnya. Melalui Piagam Penghargaan bernomor 379/Kw.13.07/07/2026 yang ditandatangani elektronik oleh Kepala Kanwil Kemenag Jatim, kontribusi ini diakui sebagai langkah konkret penguatan filantropi Islam dan solidaritas sosial.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah manis dari sinergi kolektif seluruh elemen di lingkungan Kemenag serta masyarakat luas.
“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan buah dari kerja sama, kepedulian, dan semangat gotong royong seluruh keluarga besar Kemenag Kabupaten Probolinggo. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN, penyuluh agama, KUA, madrasah, pondok pesantren, lembaga zakat, para dermawan, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim,” ujar Samsur.
Lebih lanjut, Samsur menekankan bahwa penghargaan ini bukan sekadar mengejar target angka atau kuantitas santunan, melainkan menjadi pemantik motivasi untuk terus melahirkan program keagamaan yang humanis dan berdampak langsung pada kesejahteraan umat.
Senada dengan hal itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kabupaten Probolinggo, Yazid Zain, menambahkan bahwa capaian nasional ini membuktikan kuatnya tata kelola dan kolaborasi dalam penghimpunan dana sosial keagamaan (ZIS) di Probolinggo. Momentum Lebaran Yatim ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya berbagi yang berkelanjutan guna mendukung program pemberdayaan umat yang profesional dan inklusif di masa mendatang. (Mp/Red**).
