PROBOLINGGO, PATROLI POS
Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) ke-X Tahun 2025, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan istimewa bertajuk “KISS ME!” — akronim dari Khotmil Qur’an, IStighosah, pembacaan 1 Juta Sholawat Nariyah, dan Menanam pohon di 5000 titik.
Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dan virtual melalui Zoom Meeting pada Senin (20/10/2025).
Ribuan peserta turut ambil bagian, meliputi seluruh ASN Kemenag, kepala KUA, kepala madrasah, guru, dan siswa RA, MI, MTs, MA baik negeri maupun swasta. Tak ketinggalan, TPQ, Madrasah Diniyah (MADIN), Pondok Pesantren, PKPPS, PDF, SPM, Ma’had Aly, serta pengurus ormas Islam seperti MUI, FKUB, PCNU, PDM, Al-Irsyad, Fatayat, Muslimat NU, Aisyiyah, GP Ansor, IPNU, IPPNU, dan masyarakat umum Kabupaten Probolinggo.

Simbol Kasih Sayang dan Cinta Ilahi
Menurut Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Probolinggo, kegiatan ini dinamai “KISS ME!” sebagai ungkapan rindu dan cinta kepada Allah SWT serta Rasulullah SAW.
“Rindu kepada Allah yang telah menghadiahkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, dan cinta kepada Nabi Muhammad SAW yang selalu menyayangi umatnya. Maka kita balas cinta itu dengan istighosah dan memperbanyak sholawat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kasi PD Pontren menjelaskan bahwa “KISS ME!” juga dimaknai sebagai ikhtiar spiritual dan ekologis, yakni memohon keberkahan dan menjaga kelestarian alam melalui penanaman 5000 pohon di berbagai titik di Kabupaten Probolinggo.

Kepala Kemenag: Tradisi Positif yang Harus Diistiqomahkan
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, S.Ag., M.Pd.I.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas semangat seluruh ASN dan masyarakat yang turut berpartisipasi.
“Ada empat kegiatan besar hari ini: khotmil Qur’an, istighosah, bersholawat, dan penanaman pohon. Semoga menjadi amal jariyah yang menyejukkan bumi dan meneguhkan cinta kepada Sang Pencipta,” ujar Dr. Samsur.
Beliau menambahkan bahwa tradisi spiritual seperti ini perlu diistiqomahkan, karena memiliki makna mendalam dalam meneguhkan hati kepada Allah SWT serta membawa kemaslahatan bagi masyarakat dan dunia.

Kemenag Ajak Santri dan Masyarakat Meriahkan HSN
Kepala Kemenag juga mengimbau agar seluruh madrasah negeri maupun swasta serta pondok pesantren di Kabupaten Probolinggo turut menyemarakkan upacara Hari Santri pada 22 Oktober 2025 di lembaga masing-masing.
Selain itu, beliau mengajak untuk memasang spanduk, banner, dan flyer di media sosial sebagai bentuk syiar dan kebanggaan terhadap eksistensi santri.
“Kaum santri harus terus semangat menjaga marwah pesantren, bekerja dengan jujur, amanah, berintegritas, dan akuntabel. Semua itu akan menjadi nilai kebaikan yang berbuah pahala di akhirat,” pesannya.
Empat Agenda Spiritual “KISS ME”
Acara berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut:
• Khotmil Qur’an dipimpin oleh Penyelenggara Zakat dan Wakaf Yazid Zain,
• Istighosah oleh Tim KUA Wonomerto,
• Pembacaan 1 juta Sholawat Nariyah dipandu oleh Zainul Mustofa (PPPK Kemenag),
• dan Doa penutup oleh Kasi Pendidikan Madrasah Muhammad As’adi.
Kegiatan dipandu langsung oleh Kasubbag TU, Muhamad Sa’dun, dan berjalan dengan penuh kekhidmatan serta semangat kebersamaan.
Meneguhkan Spirit Hari Santri
Dengan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, Kemenag Probolinggo berkomitmen menghadirkan kasih sayang Allah SWT demi terciptanya perdamaian, kelestarian bumi, dan peradaban yang membangun hingga ke level dunia.
Rangkaian kegiatan “KISS ME!” diakhiri dengan makan bersama ala “Polo’an Santri Nusantara”, sebagai simbol kebersamaan dan syukur atas nikmat persatuan dalam keberagaman.
🕌 Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo — Mengabdi dengan Ikhlas, Membangun dengan Doa dan Cinta. Mp.
