PROBOLINGGO, PATROLI POS
Upaya memperkuat reformasi birokrasi terus digelorakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo. Hal ini ditandai dengan hadirnya Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Syaikhul Hadi, S.Ag., M.Fill, yang memberikan pembinaan terkait Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) dan penguatan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) kepada seluruh ASN Kemenag Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. H. Samsur, serta Kasubbag TU, Muhammad Sakdun. Peserta terdiri dari jajaran Kepala Seksi dan Penyelenggara, Analis SDM, para Kepala MIN 1–3, MTsN 1–3, MAN 1 dan MAN 2, pengawas Madrasah, pengawas PAI, ketua IPARI, ketua APRI, kepala KUA dari 24 kecamatan, serta tim PMPZI Kemenag Kabupaten Probolinggo.

Sambutan Kepala Kemenag Probolinggo: “Energi Baru untuk Memperkuat ZI Kabupaten Probolinggo”
Dalam sambutannya, Dr. H. Samsur menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pembinaan strategis ini serta kehadiran pejabat penting Kanwil Kemenag Jatim di Kabupaten Probolinggo.
“Alhamdulillah kita bisa bersilaturahmi dengan sosok nomor dua di Jawa Timur. Beliau sangat energik dan cool. Kehadiran beliau semoga membawa mashlahah dan manfaat besar bagi Kabupaten Probolinggo sehingga mampu mewujudkan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM,” ujar Samsur.
Dr.Samsur menambahkan bahwa Kabag TU sudah hadir di Probolinggo sejak malam sebelumnya. Bahkan sejak pukul 06.00 pagi, beliau telah mengikuti pembinaan melalui Zoom Meeting bersama Kakanwil Kemenag Jatim, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar.
“Harapannya, dua hari ke depan, bertepatan dengan 12 Desember 2025, kita mampu mengawal program wakaf uang di Jawa Timur dengan lebih optimal,” terang Samsur.
Komitmen ASN: Serius Bangun ZI, Serius Siapkan Eviden
Dr. Samsur menekankan bahwa masukan dan saran dari para peserta pembinaan sangat diperlukan dalam rangka memperkuat kualitas pembangunan ZI di setiap unit kerja. Ia menegaskan bahwa proses ini memerlukan eviden lengkap, baik pada area 2 hingga area 6, yang harus disiapkan dengan cermat dan akuntabel.
“Motto dan logo yang menempel di dada kanan atas adalah simbol kesungguhan dan keseriusan kita semua di Kemenag Kabupaten Probolinggo untuk membangun dan melaksanakan Zona Integritas dengan baik dan benar,” jelasnya.
Pelayanan di Kemenag, Madrasah, dan KUA Jadi Prioritas Utama
Samsur juga menyampaikan bahwa seluruh aspek pelayanan baik di kantor Kemenag, di madrasah, maupun di KUA harus terus ditingkatkan demi kepuasan masyarakat.
Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa saat ini Kemenag Kabupaten Probolinggo masih kekurangan 6 Kepala KUA.
“Kami masih kurang enam Kepala KUA. Harapan kami, walaupun golongan III.a, tetapi karena kebutuhan sangat mendesak, kiranya dapat segera terpenuhi paling lambat tahun 2026. Semua ini demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Penguatan ZI: Langkah Serius Menuju WBK–WBBM
Pembinaan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi seluruh satuan kerja dalam membangun budaya kerja berintegritas, mempercepat penggunaan PMPZI sebagai instrumen evaluasi, serta meneguhkan harapan bersama untuk meraih predikat WBK dan WBBM.
Kemenag Kabupaten Probolinggo menargetkan terwujudnya pelayanan publik yang lebih transparan, akuntabel, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. (Mp/Red**).
