PROBOLINGGO, PATROLI POS
Aura kedisiplinan menyelimuti halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo di Jalan KH. Hasan Genggong Nomor 235 pada Senin pagi, 4 Mei 2026. Seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) tampak berbaris rapi mengikuti giat apel rutin mingguan yang menjadi instrumen utama dalam menjaga ritme kinerja dan profesionalitas pegawai di lingkungan instansi vertikal tersebut.
Apel pagi ini dihadiri oleh semua jajaran, mulai dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Kasubbag TU, hingga para Kasi dan Penyelenggara. Kehadiran seluruh ASN ini menegaskan komitmen kolektif dalam memberikan pelayanan publik yang prima bagi masyarakat Probolinggo.

Bertindak sebagai Pembina Apel, Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Moh Sugianto, memberikan pesan yang sarat akan pesan strategis. Dalam amanatnya yang lugas, dan menekankan bahwa tugas Kemenag bukan sekadar urusan administratif, melainkan penjaga gawang moral bangsa melalui penguatan Moderasi Beragama dan Pendidikan Karakter di sekolah-sekolah.
“Kita memikul tanggung jawab besar untuk memastikan moderasi beragama bukan sekadar jargon, melainkan napas dalam pendidikan karakter siswa. Sekolah harus menjadi tempat persemaian toleransi yang kokoh,” tegas Moh Sugianto di hadapan peserta apel.
Tak hanya soal ideologi dan karakter, Moh Sugianto juga menyinggung aspek krusial terkait kesejahteraan dan hak para Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI). Juga memberikan peringatan keras mengenai pentingnya ketertiban administrasi dalam pengelolaan Tunjangan Profesi Guru (TPG).
Menurutnya, kelancaran pencairan TPG yang dilakukan setiap bulan sangat bergantung pada kedisiplinan para guru dalam menyusun laporan administrasi yang akurat dan tepat waktu. Menginstruksikan agar seluruh jajaran terkait di seksi PAIS proaktif melakukan pendampingan sehingga tidak ada satu pun hak GPAI yang terhambat hanya karena kendala administratif yang sepele.
Kegiatan apel pagi ini ditutup dengan doa bersama, meninggalkan pesan kuat bahwa sinergi antara nilai-nilai spiritual, penguatan karakter, dan ketertiban birokrasi adalah kunci utama dalam memajukan kualitas pendidikan agama di Kabupaten Probolinggo. (Red**).
