1 Mei 2026 19:36 WIB
JAKARTA, PATROLI POS
Ketua Panitia May Day 2026 sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengatakan perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun ini 2026 menjadi bukti kuatnya hubungan komunikasi antara serikat buruh dan pemerintah.
“Ini sejarah persatuan dan kesatuan buruh Indonesia.
Mudah-mudahan semangat ini terus terjaga hingga May Day 2027,” kata Andi Gani dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan peringatan May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, menjadi momentum bersejarah bagi gerakan buruh nasional.
Andi mengaku bahagia karena perayaan yang dihadiri sekitar 250 ribu buruh dari berbagai wilayah Indonesia bersama Presiden Prabowo Subianto berlangsung tertib dan penuh semangat.
“Sebagai Ketua Panitia May Day 2026 saya sangat bahagia. Sekitar 250 ribu buruh hadir di sini bersama Bapak Presiden Prabowo Subianto. Ini hari yang luar biasa bagi buruh Indonesia,”
Menurut dia, perayaan May Day 2026 menandai kuatnya persatuan gerakan buruh nasional, meski di saat bersamaan sebagian elemen buruh tetap menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi di kawasan DPR RI.
“Kami menghormati teman-teman yang melakukan aksi di DPR. Itu hal yang biasa dalam demokrasi. Namun sebagian besar kekuatan buruh hadir di Monas dan menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Presiden,” ucap Andi.
Adapun, May Day 2026 tercatat sebagai yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Selain dihadiri Presiden Prabowo, seluruh konfederasi serikat buruh di Indonesia turut bergabung dan merayakan secara bersama-sama.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan jauh sebelum pelaksanaan May Day 2026, dia mengaku telah bertemu Presiden Prabowo untuk membahas secara khusus konsep perayaan tahun ini.
Bahkan, kata dia, Presiden terlibat langsung dalam menyiapkan berbagai kebutuhan peserta.
“Beliau mendesain khusus kaos May Day dan payung untuk buruh dalam jumlah ratusan ribu. Ini bentuk perhatian yang luar biasa dari Presiden kepada kaum buruh,” katanya.
Respon konkret
Dalam kesempatan itu, Andi Gani juga menjelaskan sejumlah aspirasi buruh telah mendapat respons konkret dari pemerintah, di antaranya pembentukan Satgas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), pengetatan aturan alih daya, perlindungan pekerja rumah tangga, pembangunan rumah sakit buruh, program perumahan buruh hingga peningkatan layanan kesehatan pekerja.
“Presiden sudah menepati janjinya.
Satgas PHK, aturan alih daya yang diperketat, perlindungan terhadap pekerja rumah tangga, rumah sakit buruh, perumahan buruh. Semua mendapat perhatian serius,” katanya.
Selain itu, Andi Gani juga mengusulkan agar aktivis buruh mendapatkan akses beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) guna meningkatkan kompetensi generasi muda serikat pekerja.
“Respons Presiden sangat baik. Saya diminta menghadap dalam waktu dekat untuk melaporkan konsepnya. Tentu tetap mengikuti mekanisme seleksi yang berlaku,” ucapnya.
Luar ekspektasi
Terkait kebijakan baru pembagian pendapatan mitra ojek daring (online/ojol), Andi menyambut positif keputusan Presiden yang menetapkan porsi maksimal perusahaan aplikator di bawah 10 persen. Sementara, 92 persen diberikan kepada mitra pengemudi.
“Ini di luar ekspektasi kami. Awalnya kami meminta 10 persen untuk aplikator, ternyata Presiden memutuskan di bawah itu. Teman-teman ojol sangat bahagia,” ucapnya.
Andi juga menegaskan penyelenggaraan May Day 2026 tidak menggunakan dana APBN maupun APBD.
“Dana perayaan May Day 2026 tidak menggunakan dana pemerintah. Semua berasal dari gotong royong, dukungan sahabat-sahabat buruh dan kontribusi peserta,” ucapnya.
Ia juga mengapresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pembentukan Desk Ketenagakerjaan.
Andi menilai langkah tersebut strategis dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi para pekerja.
Kehadiran Desk Ketenagakerjaan, tambahnya, menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan serta respons cepat terhadap isu-isu ketenagakerjaan.
Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: JMart
Copyright © PATROLIPOS 2026
