PROBOLINGGO, PATROLI POS
Guna menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan masyaraka pengguna jalan raya anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota melaksanakan kegiatan Poros Pagi di perlintasan Kereta Api (KA) Pilang Kota Probolinggo yang Rusak belum diperbaiki. Dan menjadikan lalu lintas mengalami kemacetan baik dari arah utara maupun selatan simpang empat lintasan palang pintu rel KA Pilang akses menuju Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo ,Jumat (19/12/2025) pagi.
Bripka Bima menjelaskan bahwa lokasi perlintasan kereta api di Pilang merupakan titik rawan kemacetan lintasan rel berlubang, aspal rusak yang membutuhkan pengawasan ekstra. Melalui Poros Pagi, kami ingin memastikan pengendara mematuhi aturan, terutama saat palang pintu kereta api sedang tertutup. Keselamatan adalah prioritas utama, di samping itu kondisi lintasan rel sampai saat ini belum ada respon dari PT. KAI Jember dengan keadaan jalan lintasan kurang baik menimbulkan kemacetan dan antrian dan perlu kehadiran Polisi lalu lintas, untuk mengatur arus yang semrawut. Tidak tertib saling berebut dahulu. Ujar Bima.
Selain melakukan pengaturan lalu lintas, petugas juga memberikan sosialisasi kepada pengendara dan warga sekitar tentang pentingnya kewaspadaan di area perlintasan KA. Pilang. “Kami imbau masyarakat untuk tidak nekat menerobos palang pintu atau melintas saat lampu peringatan sudah menyala.” Tegasnya.
“Kehadiran Polisi di sini sangat membantu, masyarakat akan menjadi lebih disiplin dan merasa lebih aman, karena perbaikan lintasan. Ini kapan akan selesai belum ada kabar dari pihak terkait.” Tambah Kasat Lantas AKP. Marjono.
Satlantas Polres. Probolinggo berkomitmen untuk menjadikan Poros Pagi sebagai program rutin di berbagai titik rawan di wilayah hukumnya, termasuk perlintasan kereta api, guna mengurangi potensi kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, karena saat ini musim penghujan perlintasan licin membuat lalu lintas terhambat padat merayap. Utamakan keselamatan taati peraturan dan rambu lalu lintas. Tutup AKP Marjono. (Fahrul Mozza) .
