2 Mei 2026 20:25 WIB
JAKARTA, PATROLI POS
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa proses pemulihan operasional di wilayah Bekasi Timur terus menunjukkan perkembangan yang positif.
Perbaikan terlihat pada layanan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) maupun Commuter Line yang secara bertahap kembali stabil.
Pada Jumat, 1 Mei 2026 periode pukul 12.01 WIB hingga 24.00 WIB, operasional KA Jarak Jauh menunjukkan kinerja yang semakin terkendali.
Dari total 170 perjalanan, sebanyak 166 KA atau 97,65% berangkat tepat waktu, sementara 4 KA atau 2,35% mengalami keterlambatan terbatas.
Dari sisi kedatangan, tercatat 173 perjalanan KA dengan 138 KA atau 79,77% tiba tepat waktu, sementara 35 KA atau 20,23% mengalami keterlambatan dengan mayoritas dalam rentang waktu yang terkendali.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa tren ini menunjukkan proses normalisasi berjalan secara bertahap dan semakin stabil.
“Perbaikan operasional terus kami lakukan secara menyeluruh.
Rekayasa operasi yang dijalankan bersama seluruh unsur operasional menunjukkan hasil yang semakin baik, baik dari sisi ketepatan waktu maupun kelancaran perjalanan,” ujar Anne.
Di sisi layanan Commuter Line, peningkatan kinerja terlihat lebih signifikan.
Pada lintas Cikarang, ketepatan waktu per kemarin 1 Mei 2026 keberangkatan berangsur naik hingga 61% dari hari sebelumnya 50%, sementara ketepatan waktu kedatangan meningkat menjadi 57% dari sebelumnya 44%.
Secara keseluruhan di wilayah Jabodetabek, ketepatan waktu keberangkatan Commuter Line berangsur naik hingga 87,39% dari sebelumnya 71,54%, dan ketepatan waktu kedatangan meningkat hingga 84,86% dari sebelumnya 68,46%. Penurunan jumlah perjalanan yang mengalami keterlambatan juga diikuti dengan perbaikan rata-rata waktu keterlambatan.
Anne menambahkan bahwa capaian ini menunjukkan efektivitas langkah pemulihan yang dilakukan secara terkoordinasi.
“Normalisasi operasional berjalan dengan arah yang positif.
Kami terus memastikan setiap perjalanan dapat kembali melayani pelanggan secara andal dengan tetap mengutamakan keselamatan,” tambahnya.
Selama periode pemulihan 28 April hingga 1 Mei 2026, volume pengguna Commuter Line lintas Cikarang tercatat mencapai 457.161 pengguna.
Angka ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang tetap terjaga terhadap layanan transportasi kereta api di tengah proses pemulihan.
“KAI memastikan proses evaluasi dan penguatan operasional terus dilakukan agar kualitas layanan semakin meningkat dari waktu ke waktu, seiring dengan upaya menjaga keselamatan dan keandalan perjalanan,” tutup Anne.
Rilis Pers, Oleh: Jerry Marthin. M. ST
