PROBOLINGGO, PATROLI POS
Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, terus berupaya menguatkan pemahaman keislaman anggotanya dengan menggelar kajian rutin Kitab Ar-Risalah Ahlussunnah wal Jamaah. Kegiatan ini dilaksanakan sebulan sekali secara nomaden, berpindah dari rumah satu anggota ke anggota lainnya.
Kitab Ar-Risalah Ahlussunnah wal Jamaah merupakan karya Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Kitab ini disusun sebagai panduan teologis dan amaliyah—meliputi iman, Islam, dan ihsan—bagi umat Islam di Indonesia, sekaligus sebagai respons terhadap paham-paham yang bertentangan dengan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah.
Kajian dilakukan secara langsung terhadap kitab kuning klasik tersebut. Adapun pengasuh kajian dilaksanakan secara bergantian oleh para pengurus MDS Rijalul Ansor Dringu. Untuk memudahkan pemahaman peserta, materi kajian disampaikan secara bertahap per fasal atau bab dalam setiap pertemuan, sehingga dapat dipahami secara jelas dan mendalam oleh seluruh anggota yang hadir.
Sebagaimana kegiatan yang telah berlangsung di kediaman Sahabat Soni, anggota Banser, Desa Taman Sari, pada Selasa malam (03/02/2026), kajian kali ini membahas bab tentang paham Syiah Rafidhah yang diasuh oleh Gus Muhammad Adibussholeh.
Dalam sambutannya, Gus Muhammad Jabir Ali, Ketua MDS. Rijalul Ansor PAC Dringu, menyampaikan bahwa tujuan utama pelaksanaan kajian ini adalah untuk menguatkan pemahaman keislaman anggota PAC GP Ansor Kecamatan Dringu. Menurutnya, kitab ini penting dipelajari agar keyakinan warga Ansor tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham di luar Ahlussunnah wal Jamaah.
“Di era digital saat ini, banyak ajaran dan paham yang menyimpang disusupkan melalui google dan media sosial. Jika pemahaman keislaman Ahlussunnah wal Jamaah sudah kuat, maka anggota Ansor Dringu tidak perlu khawatir terpengaruh oleh ajaran-ajaran tersebut,” tegasnya.
Kegiatan kajian ini diikuti sekitar 45 peserta. Turut hadir Ketua MWC NU Kecamatan Dringu, Ustadz Satimin, jajaran pengurus GP Ansor tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC), Barisan Ansor Serbaguna (Banser), pengurus ranting GP Ansor se-Kecamatan Dringu, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. (MD).
